APBN Seret, Pembangunan Jalan Tol Baru Terhambat

Ilustrasi Infrastrukttur Jalan Tol.
Sumber :
  • freepik.com/wirestock

Jakarta, VIVA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN seret bikin pembangunan jalan tol baru terhambat.

img_title Anak Menkeu Purbaya Bongkar Sumber Kekayaannya, Bukan dari Duit Jajan Ortu?

Parlemen kini sedang membahas proyek-proyek mana saja yang dapat dan patut dibiayai oleh Rancangan APBN atau RAPBN 2026 yang diajukan pemerintah melalui menteri keuangan (menkeu) untuk dibahas sekitar dua bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan final akan keluar pada akhir November 2025. Tentu saja perdebatan ini tidaklah mudah. Banyak kementerian/lembaga harus bekerja dengan anggaran yang jauh lebih kecil karena pendapatan pajak tidak cukup untuk menutupi belanja negara.

img_title Kata Bahlil Respons Purbaya soal Subsidi Energi: Mungkin Belum Baca Data

Hal tersebut dialami oleh Jerman. Pada awal pembahasan RAPBN, Menkeu dan Wakil Kanselir Lars Klingbeil berbicara tentang masa-masa sulit – menyebut pemerintah koalisi Uni Kristen CDU/CSU dan Sosial Demorat SPD – harus mengambil keputusan yang berani dan tidak menyenangkan.

"Ini akan melelahkan dan menantang. Utang negara sangat tinggi ini terakhir kali terjadi selama pandemi Covid-19," ungkap Klingbeil, seperti dikutip dari situs DW, Minggu, 28 September 2025.

img_title Viral Menkeu Purbaya Makan Siang di Warung Tenda Biru, Santai Bagaikan Karyawan Biasa

Kementerian Transportasi Jerman sebenarnya tidak khawatir akan terkena dampak penghematan anggaran. Perbaikan infrastruktur yang rusak jadi prioritas utama.

Baru-baru ini, pemerintah telah meluncurkan dana khusus infrastruktur dan perlindungan iklim senilai 500 miliar Euro (Rp9.756 triliun) yang dibiayai dengan utang negara.

"(Infrastruktur) negara kita rusak karena penghematan di banyak bidang. Kami ingin ekskavator segera beroperasi," tegas Menkeu Lars Klingbeil.

Menteri Transportasi Patrick Schnieder berharap kementeriannya akan sangat diuntungkan dari dana khusus ini.

Jalur transportasi seperti jalan raya, rel kereta, dan jembatan, termasuk dalam infrastruktur yang kondisinya di Jerman sangat buruk. Jalan tol atau Autobahn di Jerman memiliki panjang total sekitar 13.200 kilometer.

Menurut data Kementerian Transportasi, setengah dari total jalan tol tersebut mengalami kerusakan. Jika ditambah dengan jalan-jalan raya nasional – sekitar 25.000 kilometer jalan perlu diperbaiki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi jembatan di jalan-jalan tol juga lebih mengkhawatirkan. Sekitar 5.000 jembatan butuh perbaikan atau dibangun baru.

Jaringan kereta api Jerman (rel, jalur, stasiun, dan pengatur sinyal) juga banyak rusak cukup parah, sehingga hanya setengah dari jumlah kereta yang tiba tepat waktu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut