Bursa Asia Melesat Susul Kesuksesan Wall Street Cetar Rekor Tertinggi
- Fox Bussiness
Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik melonjak pada pembukaan perdagangan Selasa, 22 Juli 2025. Kenaikan menyusul indeks acuan Wall Street mencapai rekor tertinggi.
Penguatan Wall Street mengalami lonjalam pesat karena investor menilai ketahanan pendapatan perusahaan di tengah risiko tarif impor. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencetak rekor intraday tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada penutupan perdagangan Senin, 21 Juli 2025.
Indeks S&P 500 menguat 0,14 persen dan ditutup pada level 6.305,60 dan Nasdaq Composite melambung 0,38 persen menjadi 20.974,17. Sebaliknya, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 19,12 poin atau 0,04 persen ke area 44.323,07.
Di kawasan regional, investor akan memantau pasar Jepang yang dibuka kembali setelah partai berkuasa kehilangan mayoritas di majelis tinggi menyusul pemilihan umum akhir pekan lalu. Fokus pelaku pasar akan mencermati pasar ekuitas dan obligasi negara tersebut.Â
Dikutip dari CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 Jepang mencatat kenaikan 0,91 persen. Sementara itu, indeks Topix menguat 0,83 persen.
Di Korea Selatan, inndeks Kospi meningkat tipis 0,1 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil melonjak 0,7 persen.
Di Australia,  S&P/ASX 200 melejit 0,54 persen. Begitu pula kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong menunjukkan pembukaan lebih kuat di level 25.049 dari posisi terakhir di area 24.994,14.
