Tips Youtuber Hadapi Dislike

Yosi Project Pop
Sumber :
  • project-pop.com

VIVA – Content maker yang juga merupakan personel Project Pop, Yosi, bicara soal komentar pedas yang kerap dilontarkan para warganet. Menurutnya, ocehan warganet tidak semua harus ditelan mentah-mentah. Dia dan timnya bahkan pernah melakukan riset terkait kasus tersebut.

Nyelekit! Sindir Jokowi Tak Hadir Alasan Sakit, Roy Suryo CS: Saksi Kami Datang Naik Kursi Roda

"Kita udah pernah tanya ke beberapa orang dan berdialog tentang like atau dislike di sebuah konten video. Karena kalau itu sebuah kritikan, kita bisa tahu untuk buat perbaikan, atau kita terima aja kalau dislike. 'Oh enggak kok kak', dia bilang gitu. 'Kita dislike bukan karena videonya jelek, bagus kok'. Terus kenapa di dislike? 'Ya karena sudah banyak yang like gitu'," kata Yosi saat ditemui baru-baru ini.

Yosi menilai, hal sepele semacam dislike atau komentar buruk seperti itulah yang tidak boleh menyurutkan kreativitas para content maker. Sebab, respons buruk yang mereka berikan sebenarnya sama sekali bukanlah hal yang pantas disebut sebagai kritik atau masukan, melainkan hanya perbuatan iseng semata.

Youtuber Ini Minta Maaf Setelah Menuduh BYD Mencemarkan Nama Baik Pesaingnya

Yosi juga berpendapat jika setiap video yang dibuat para content maker, kemudian diunggah di media sosial, memiliki kreativitas tersendiri. Karya itu merupakan buah pikiran asli dari si pembuat dengan segala kreativitasnya.

"Dalam segala jenis bentuk video itu pasti ada kreativitasnya. Bahkan dalam yang namanya meng-cover lagu, dia kan menyanyikan ulang, lagunya sudah ada, maka dia harus bisa menunjukkan bahwa suaranya paling tidak sama bagus dengan si penyanyi asli. Dia harus bisa menunjukkan bahwa dengan aransemen yang seperti ini, mungkin lebih enak buat orang yang suka akustik," ujarnya.

YouTuber Asal Australia yang Viral Ngaku Punya Lahan 1,1 Hektare di Canggu Dilaporkan ke Polda Bali
Selebrasi Rapinha saat Barcelona libas Mallorca

Barcelona Resmi Jadi Klub dengan Subscriber YouTube Terbanyak di Dunia, Kangkangi FIFA dan NBA

Barcelona kembali membuktikan diri sebagai klub dengan daya tarik global, bukan hanya di lapangan tetapi juga di ranah digital.

img_title
VIVA.co.id
18 Agustus 2025