T-Perpus, Aplikasi Perpustakaan Digital Besutan Telkomsel

Peluncuran aplikasi T-Perpus
Sumber :

VIVA – Telkomsel merilis aplikasi perpustakaan digital bernama T-Perpus. Platform ini hasil kerja sama dengan General Digital Nusantara. 

img_title Pesan Menohok Ketua Tim Reformasi Polri: Jadi Polisi Harus Ada Manfaatnya, Stop Sombong!

"Karena dunia menuntut punya wawasan global. Tidak hanya memiliki bacaan yang baik. Ide munculkan T-Perpus diluncurkan," ujar Director of Human Capital Management Telkomsel, Irfan Tachir, di Jakarta, Senin 20 Agustus 2018. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

T-Perpus menjadi program dari CSR Telkomsel untuk mendukung edukasi masyarakat Indonesia, khususnya yang jauh dari perpustakaan fisik. 

img_title Buzzer Disebut Buat Program Pro-Rakyat Terhambat

Chief Operating Officer Gramedia Digital Nusantara Adi Ekatama menyatakan hal yang sama, aplikasi ini mampu memberi manfaat bagi orang banyak. "Tujuan utama untuk menjadi akselerator dari kemajuan bangsa ini," katanya. 

Aplikasi T-Perpus memiliki format seperti perpustakaan peminjam buku. Di dalamnya telah tersedia 3.000an konten dengan 69 kategori. 

img_title Kembalikan 39 Buku Tersangka Kerusuhan yang Isinya Pernah Disebut Berpaham Anarkisme, Polri Ungkap Alasannya...

Aplikasi ini khusus bagi pelanggan Telkomsel. Untuk mengaksesnya, hanya perlu membayar Rp5.000, sebagai biaya registrasi di awal. Setelah itu, bebas meminjam buku apa pun.

"Boleh dibilang nanti low cost library. Bermodalkan handphone orang bisa mengakses itu," kata Irfan. 

Seperti diketahui, minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Faktor yang menyebabkannya bukan hanya motivasi dan rasa ingin tahu yang minim, namun juga persoalan biaya untuk mengakses buku.

Seperti dikatakan Managing Director Gramedia Digital Nusantara, Kelvin Wijaya, saat pihaknya menggelar diskon untuk buku, banyak orang yang datang untuk membeli. Harapannya dengan perpustakaan digital bisa membuat buku-bukunya lebih terjangkau lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gimana caranya membuat buku lebih bisa diakses ke seluruh Indonesia. Bahwa format digital lebih murah," ujar Kelvin. 

Aplikasi ini sudah bisa diunduh dan digunakan pada iOS dan Android. (ase)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. (Ilustrasi)

MBG Disebut Bukan Janji Politik, Tapi Misi Peradaban

Abi Rekso selaku Sekretaris Eksekutif Said Aqil Sirodj Institute menilai bahwa program MBG pasti dan perlu untuk terus dijalankan.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut