Heboh PHK 80 Karyawan, Begini Penjelasan Line Indonesia

Line.
Sumber :
  • VIVA.co.id

VIVA – Manajemen Line Indonesia membantah kabar kalau mereka telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 80 karyawan Line Today. Mereka juga menampik akan menutup layanan Line Today di Tanah Air.

img_title Google PHK Ratusan Karyawan, AI Lagi-lagi Jadi Biang Kerok

"Adapun kami mengonfirmasi jika jumlah 80 orang yang tersiar (di-PHK itu) tidak benar. Sejalan dengan arah bisnis strategis perusahaan, kami akan menetapkan sumber daya perusahaan kami," kata Country Manager Line Indonesia Fanny Veron kepada VIVA Tekno, Kamis, 2 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media sosial tengah diramaikan kabar PHK terhadap 80 karyawan Line Today. Perusahaan asal Seoul, Korea Selatan itu dikatakan akan menutup layanan news aggregator Line Today dan telah memberhentikan sebanyak 80 karyawan.

img_title Dampak Berat Shutdown AS, 750 Ribu PNS Terancam Kena PHK Massal

Akun Twitter dengan nama @ecommurz menulis, "BREAKING: LINE Indonesia reportedly shut LINE Today down and laid off ~80 people. Those impacted already notified 2 weeks ago. LINE are now focusing on Indo Fintech industry," bunyi tweet tersebut.

Fanny juga menjelaskan bahwa pengguna layanan Line Today masih dapat mengakses serta menikmati berbagai konten berita maupun cerita secara menyeluruh. "Line Indonesia tengah melakukan langkah strategis untuk kembali fokus pada bisnis teknologi keuangan (fintech) di Indonesia," paparnya.

img_title ExxonMobil Pecat 2.000 Karyawan, Raksasa Minyak Dunia Lagi Hemat Besar-besaran

Ia juga mengaku berkomitmen untuk menyediakan layanan yang esensial bagi pengguna setia, juga akan tetap melakukan aktivitas seperti merger dan akuisisi serta investasi.

Ilustrasi PHK

Badai PHK Belanjut, Giliran Perusahaan Software AS Pangkas 400 Karyawan

Perusahaan teknologi sumber daya manusia (HR tech) asal AS, Workday, mengumumkan rencana PHK sekitar 400 karyawan atau setara 2 persen dari total tenaga kerjanya.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut