Mengajarkan Petani Pakai Internet of Things

Ilustrasi petani menggunakan teknologi / smartphone.
Sumber :
  • The Economic Times

VIVA Tekno – Indico membuka peluang untuk berkontribusi pada sektor teknologi pertanian (agritech). Anak usaha Telkomsel yang fokus pada pengembangan ekosistem digital itu kini mengelola platform Digital Food Ecosystem (DFE).

img_title Perwakilan Pegadaian Berlaga di E-Sport Edutainment Kelas Dunia, Juara Microsoft Excel World Championship Indonesia 2025

Sebagai langkah awal, Indico bersama Tanivest, startup agritech enabler asal Solo, menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur dalam digital contract farming.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerja sama ini diharapkan mampu membantu sekitar 50 petani beras di Wonogiri, Jawa Tengah untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka.

img_title Inovasi 5G Telkomsel Dilirik Kemenperin

"Kami ingin menjangkau para petani di Jawa Tengah," kata Chief Technology and Product Officer Indico, Luthfi K Arif, melalui konferensi pers virtual, pekan lalu.

Dalam pilot project ini, Indico akan mengimplementasikan solusi pertanian berbasis teknologi di 40 hektare lahan sawah di Kecamatan Selogiri, Wonogiri.

img_title Perkuat Transformasi Digital, Bank Mandiri Raih Pengakuan Internasional di Bidang Cash Management dan Treasury

Ilustrasi Internet of Things (IoT).

Photo :
  • www.pixabay.com/geralt

Para petani di wilayah itu akan mempelajari teknik pertanian modern memanfaatkan teknologi Telkomsel Internet of Things (IoT) dan digitalisasi pertanian. Implementasi teknologi tersebut diharapkan bisa memproduksi 200 ton beras.

"Kolaborasi digital contract farming jadi langkah awal strategis kami dalam mengembangkan ekosistem digital di sektor pertanian," jelas Luthfi.

Ia berjanji akan membantu petani dalam menerapkan prosedur operasional penanaman melalui revitalisasi lahan, pemanfaatan sensor IoT, dan penggunaan drone untuk penyiraman lahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan itu saja. Luthfi juga ingin membantu petani melalui pendampingan dari peneliti pertanian (agronomis) dan pengadaan sarana produksi (saprodi) pertanian. "Kami berencana memperluas lahan menjadi 120 hektare di wilayah Jawa Tengah pada semester pertama tahun ini," ungkapnya.

TikTok.

Izin TikTok Dibekukan Sementara

Pembekuan sementara atas dugaan monetisasi aktivitas siaran langsung dari akun yang terindikasi aktivitas perjudian daring.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut