Ditemukan Galaksi Hyperion, Miliaran Kali Lebih Besar dari Matahari

Proto supercluster Hyperion, terdeteksi dari Very Large Telescope milik ESO
Sumber :

VIVA – Astronom terus melakukan eksplorasi menjelajah ruang angkasa. Penemuan demi penemuan, berhasil mereka dapatkan untuk memperkaya dan memberi petunjuk baru pada ilmu pengetahuan manusia.

img_title Donald Trump Ingin AS Mampu Luncurkan dan Daratkan Roket 1.000 Kali Setahun

Seperti baru-baru ini, yaitu penemuan kelompok galaksi yang diberi nama Hyperion. Hyperion disebut merupakan galaksi terbesar dan paling luas yang pernah dijumpai oleh ilmuwan. Keberadaannya terdeteksi oleh alat Very Large Telescope (VLT) yang ditempatkan di Chili, dan dijalankan oleh European Space Agency (ESA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana dirangkum dari laman Metro, 19 Oktober 2018, galaksi-galaksi itu dikelompokkan menjadi 'proto-supercluster' yang memiliki satu juta gabungan massa, miliaran kali lebih besar dari Matahari.

img_title Gandeng India, Indonesia Mau Bangun Bandara Antariksa di Biak pada 2027

Penamaan Hyperion sendiri bermakna Matahari dalam mitologi Yunani. Astronom meyakininya sebagai salah satu objek tertua yang pernah diamati di luar angkasa.

Mengacu pada jaraknya dari Bumi, para astronom memperkirakan cluster tersebut sudah ada dua miliar tahun setelah Big Bang. Bima Sakti, galaksi tempat kita tinggal, berusia sekitar 13,8 miliar tahun.

img_title Indonesia Resmi Tantang Dunia Lewat Kedaulatan Antariksa

"Ini adalah galaksi yang sangat jauh dari kita, hampir di awal alam semesta, dan memungkinkan kita untuk memahami lebih baik bagaimana alam semesta berevolusi dari Big Bang hingga hari ini," kata astronom, Steffen Miefke, kepala operasi untuk Observatorium Selatan Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Astronom dari University of California, Brian Lemaux dan Davis, yang juga turut menulis laporan mengatakan, galaksi Hyperion menjadi lebih padat karena pengaruh gravitasi selama miliaran tahun.

"'Supercluster' yang jaraknya lebih dekat ke Bumi cenderung memiliki distribusi massa, jauh lebih pekat dengan fitur struktural yang jelas. Tapi mengenai Hyperion, massa yang didistribusikan seragam dengan serangkaian gumpalan yang terhubung, yang dihuni oleh kumpulan galaksi," kata Lemaux.

AS Vs China.

'West Point' Antariksa Dibentuk, Donald Trump: Lumpuhkan China, Kuasai Luar Angkasa

Presiden AS Donald Trump kembali menancapkan ambisinya di luar angkasa dengan resmi mengumumkan pembentukan 'West Point' Akademi Antariksa (Space Academy).

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut