Universitas Lambung Mangkurat Menuju 100 Guru Besar

Rektor ULM Prof Sutarto Hadi dan Ketua Senat Prof Gusti Muhammad Hatta bersama tiga guru besar.
Sumber :
  • antara

VIVA – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Sutarto Hadi mengatakan kini kampus yang dipimpinnya mantap menuju target 100 guru besar dengan terus bertambahnya perbendaharaan profesor secara masif saat ini.

img_title Prabowo Tegakkan Hukum Tidak Pandang Bulu, Guru Besar UNM: Syarat Mutlak Keadilan Sosial dan Stabilitas Nasional

"Hari ini kita mendapat tambahan tiga lagi guru besar sehingga total sudah 66 profesor aktif di ULM yang semakin mendekatkan dari target 100 guru besar," terang dia di Banjarmasin, Rabu (22/12)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sutarto, target 100 guru besar sangatlah realistis. Apalagi saat ini ada 25 orang lagi dosen sedang berproses pengusulan guru besarnya baik yang sudah di tingkat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi maupun tahap awal verifikasi di ULM.

Sedangkan dosen bergelar doktor (S3) di perguruan tinggi negeri terakreditasi A itu sebanyak 350 orang. Hal itu jadi potensi besar lantaran selangkah lagi bagi seorang dosen meraih guru besar.

"Jadi kalau 80 sampai 90 guru besar di tahun depan Insya Allah tercapai dan tahun berikutnya 100 guru besar pasti didapatkan," tegasnya dengan nada optimis.

Dijelaskan Sutarto, kehadiran seorang guru besar sangatlah berarti bagi kemajuan sebuah universitas. Bahkan membuka peluang dibukanya program studi baru terutama magister (S2) dan S3.

"Sekarang ULM sudah memiliki empat program S3, ke depan saya berharap lebih banyak lagi program S3 agar memberikan peluang putra daerah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi dengan pilihan berbagai bidang ilmu tanpa harus ke pulau Jawa," timpalnya.

Adapun tiga guru besar baru yang dikukuhkan yaitu Prof Akhmad Rizalli Saidy dari Fakultas Pertanian dengan orasi ilmiah berjudul Stabilisasi bahan organik tanah: Peningkatan kesuburan tanah dan penurunan emisi gas rumah kaca.

Kemudian Prof Juhriyansyah Dalle dari Fakultas Teknik dengan orasi ilmiah Model konseptual sistem keamanan aktivitas gawai anak di tengah kepesatan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Berikutnya Prof Hamsi Mansur dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan orasi ilmiah Evaluasi program pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan. (antara)

img_title Konflik Iran-Israel Memanas, Guru Besar UI Ingatkan Rakyat RI Perlu Lebih Peduli
Guru Besar UNM Harris Arthur Hedar

Guru Besar UNM: Sekolah Rakyat Jadi Pemutus Rantai Kemiskinan

Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) Harris Arthur Hedar memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto mendirikan sekolah rakyat.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut