Benarkah Tol Langit Satria-1 Tidak Ada Manfaatnya?

Pelaksana Tugas Menteri Komunikasi dan Informatika, Mahfud MD.
Sumber :
  • Misrohatun Hasanah

VIVA Tekno – Pelaksana Tugas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mahfud MD membantah atas penilaian sebagian publik mengenai Satelit Republik Indonesia (Satria-1) yang tidak memiliki fungsi. 

img_title Gus Irfan Datangi KPK, Bahas Pencegahan Korupsi Penyelenggaraan Haji

"Saya ingin membantah pendapat yang mengatakan Satria-1 tidak ada gunanya karena jaringan di bumi itu tidak bisa tersedia karena adanya kasus BTS 4G yang sekarang ditangani oleh Kejaksaan Agung,” ujarnya dalam sebuah postingan di Instagram, dikutip pada Senin, 19 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud MD menjelaskan bahwa Satria-1 merupakan proyek strategis nasional untuk memberikan layanan publik di daerah 3T (wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar). 

img_title Kejagung Siap Lawan Nadiem Makarim di Praperadilan Besok

"Terutama untuk sekolah, rumah sakit, kantor-kantor pemerintah di daerah 3T dan pos-pos Polri dan TNI di berbagai daerah terpencil, terluar, dan tertinggal," jelas Mahfud MD.

Lebih dalam dilanjutkan bahwa Satria-1 merupakan satelit internet pertama milik Indonesia yang diluncurkan dengan Roket Falcon 9 milik SpaceX. Menurutnya, teknologi tersebut ditujukan untuk pemerataan akses internet titik layanan publik.

img_title Pengamat: Pengadaan Chromebook Sudah Sesuai Aturan, Tapi...

Satria-1 meluncur ke ruang angkasa bersama Falcon-9 milik SpaceX.

Photo :
  • YouTube Kementeria Kominfo

Satelit akan dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan, kesehatan, layanan publik untuk masyarakat, untuk TNI, untuk Polri di seluruh wilayah tanah air khususnya di daerah tertinggal, terdepan dan terpencil.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan itu mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memanjatkan syukur atas kesuksesan peluncuran Satria-1. 

Momen bersejarah yang berlangsung di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat itu menurutnya memberikan banyak manfaat bagi bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk seluruh rakyat Indonesia, saya mengajak kita bersyukur, alhamdulillah, bahwa Satelit Republik Indonesia-1 atau Satria-1 sudah sukses meluncur ke angkasa pada pukul 18:21 waktu Florida Amerika Serikat atau persis jam 05:21 WIB tadi pagi," katanya.

Tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas (tengah)

Eks Menag Yaqut Gugat KPK, Sidang Perdana 24 Februari

Eks Menag, Yaqut Cholil Qoumas mengajukan permohonan praperadilan terkait penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi kuota haji.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut