Apakah Pria Bisa Menopause

Pria lanjut usia (lansia).
Sumber :
  • seksualitas.net

VIVA Tekno – Seiring bertambahnya usia, pria seringkali mengalami perubahan dalam tubuh mereka. Pada usia 40-an dan 50-an, beberapa pria mulai menghadapi disfungsi ereksi dan penurunan gairah seksual.

img_title Prabowo: Target 25 Ribu Rumah tapi Realisasi 26 Ribu, Agak Anomali

Selain itu, produksi testosteron mereka juga menurun secara bertahap. Perubahan ini mungkin terdengar mirip dengan menopause yang dialami oleh wanita, yang dikenal sebagai perimenopause dan menopause.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, apakah pria benar-benar mengalami "menopause"? Meskipun ada beberapa kesamaan, para ahli menyatakan bahwa istilah "menopause pria" kurang tepat. Wanita mengalami penurunan produksi hormon yang mendadak dan signifikan ketika mereka mencapai menopause.

img_title IHSG Diproyeksi Berbalik Arah, Pantau 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan

Sebaliknya, penurunan kadar testosteron pada pria terjadi lebih lambat, berlangsung selama beberapa dekade.

Menopause

Photo :
  • Freepik

img_title UU APBN 2026 Disahkan, DPR Beberkan Rincian Perubahan Alokasi Anggaran

Dilansir dari Live Sciemce, istilah "andropause" sering digunakan untuk menggambarkan penurunan kadar testosteron pada pria yang menua.

Dr. Jesse Mills, direktur Klinik Pria di UCLA Health, menjelaskan bahwa meskipun testosteron menurun seiring bertambahnya usia, pria bisa menjaga kadar testosteron dalam batas normal hingga usia 80-an dan lebih.

Ini berbeda dengan menopause pada wanita, di mana produksi hormon estrogen menurun drastis dalam waktu singkat.

Wanita biasanya memasuki perimenopause antara usia 45 hingga 55 tahun, di mana produksi estradiol oleh ovarium menurun drastis.

Sebelum menopause, kadar estradiol bisa mencapai 400 pikogram per mililiter (pg/mL) darah, tetapi setelah menopause, kadar ini bisa turun menjadi kurang dari 0,3 pg/mL.

Penurunan ini menyebabkan hilangnya menstruasi, perubahan pada jaringan vulva, hot flashes, dan penurunan pelumasan vagina.

ilustrasi pria berjanggut, cegukan, sendawa

Photo :
  • Pixabay

Sementara itu, pria mengalami penurunan kadar testosteron yang lebih lambat. Mulai sekitar usia 30 tahun, kadar testosteron turun rata-rata 1,6 persen per tahun.

Testis hanya akan berhenti total memproduksi testosteron jika terjadi kondisi seperti penyakit, kecelakaan, atau kastrasi. Penurunan kadar testosteron pada pria tidak selalu disertai dengan gejala dramatis.

Meskipun kadar testosteron rendah dikaitkan dengan kondisi seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, tidur yang buruk, dan aktivitas fisik yang rendah, belum jelas apakah kadar testosteron rendah menyebabkan kondisi-kondisi ini atau sebaliknya.

Dr. Mills menyarankan pria untuk menjaga gaya hidup sehat guna mempertahankan kadar testosteron yang optimal.

Beberapa langkah yang direkomendasikan termasuk berolahraga intensif selama 20 menit setiap hari, tidur setidaknya tujuh jam setiap malam, tetap terhidrasi, dan mengonsumsi makanan yang kaya protein tanpa lemak dan sayuran hijau.

Jika kadar testosteron pria di bawah 350 nanogram per desiliter (ng/dL) darah dan mengalami gejala seperti disfungsi ereksi dan rendahnya libido, suplemen testosteron mungkin bermanfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, suplemen ini sebaiknya hanya dikonsumsi jika benar-benar diperlukan. Penting untuk diingat bahwa efek testosteron pada kesehatan dan umur panjang belum sepenuhnya dipahami.

Studi-studi lebih lanjut diperlukan untuk memberikan panduan yang lebih baik di masa depan. Dengan demikian, meskipun pria tidak mengalami menopause seperti wanita, mereka tetap bisa mengalami perubahan hormonal yang mempengaruhi kualitas hidup mereka seiring bertambahnya usia.

Ilustrasi pencabulan

Miris! Dua Kakek Kembar di Bekasi Tega Cabuli Tetangga yang Disabilitas

Dua pria lanjut usia yang ternyata saudara kembar di Bekasi tega mencabuli tetangganya sendiri yang merupakan penyandang disabilitas berinisial N.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut