Twitter Ramai dengan 4,1 Miliar Kicauan Setiap Hari

Ilustrasi Twitter.
Sumber :
  • REUTERS/Kacper Pempel

VIVA.co.id – Country Head Twitter Indonesia, Roy Simangunsong, mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan pasar yang penting bagi layanannya. Tak sampai di situ, ia juga menyebut Indonesia adalah negara Twitter.

img_title Israel Serang Ukraina

"Indonesia adalah negara Twitter. Indonesia merupakan yang paling cerewet dari negara lainnya," ujar Roy di Jakarta, Selasa, 6 Desember 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maksud dari Indonesia sebuah negara yang paling cerewet, karena para pengguna Twitter-nya terbilang paling aktif dibandingkan dengan negara-negara lain. Berdasarkan data yang dirangkum, setidaknya ada 4,1 miliar kicauan terlahir setiap harinya.

img_title Privasi Aman, X Kini Punya Aplikasi Chat dengan Enkripsi End-to-End

"Di antaranya 77 persen merupakan pengguna aktif. Bayangin kita termasuk negara yang paling aktif. Dibanding negara lain, Indonesia paling cerewet sedunia dalam setahun," ucap Roy.

Lebih lanjut, Roy mengatakan bahwa dari 77 persen pengguna aktifnya itu didominasi kaum milenial, yang mencapai 76 persen. Untuk kaum milenial ini, Twitter mengkategorikan pengguna yang berusia antara 18-35 tahun.

img_title Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan: Cuma WFT yang Pakai Nama Bjorka di Twitter Sejak 2020

Mengenai berapa jumlah pengguna Twitter di Indonesia, Roy enggan memberitahukannya kepada awak media. Ia hanya mengatakan ada pertumbuhan 10 persen cuitan aktif per harinya sejak bulan Ramadhan lalu.

"Kami memang tidak mengukur jumlah pengguna, karena dari awal yang diukur adalah bagaimana orang aktif di Twitter. Sebab, nantinya pertumbuhan itu akan meningkat secara alami," imbuh dia.

Logo baru Twitter, X.

X Bikin Fitur 'History', Bookmark, Artikel, dan Like Terkumpul di Satu Tempat

X meluncurkan tab History di iOS yang menggabungkan bookmark, like, video, dan artikel untuk memudahkan pengguna menyimpan dan mengakses konten. Baca selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
14 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut