6 Langkah Mendidik Anak Saleh Secara Islami

Ilustrasi anak-anak
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Anak merupakan anugerah terbesar bagi tiap pasangan suami istri. Titipan dari yang Maha Kuasa itu perlu dijaga dan dibimbing dengan baik agar selalu dalam lindungan-NYA. Namun, bagaimanakah mendidik anak secara tepat dan Islami?

img_title Fakta Mengejutkan Dibalik Penangkapan Bjorka: Duit Hasil Jual Data Buat Hidupi Kerabat

Bukan hal yang mudah untuk mendidik anak sejak kecil hingga dewasa dan nanti kembali kepada Allah SWT. Kita sebagai orangtua, memerlukan prinsip untuk dasar utama dalam mengajarkannya menjadi manusia yang berguna dan baik kepada sesama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tidak, anak bisa menjadi pribadi yang kurang baik dan malah memberi dampak buruk bagi diri serta lingkungan sekitar. Berikut dasar-dasar untuk mendidik si kecil secara Islami.

img_title Viral ART di Depok Aniaya Anak Majikan, Polisi Turun Tangan

Doa sejak usia 1 bulan

Dituturkan pendakwah Ustaz Adi Hidayat, mendidik anak harus dimulai sejak berada dalam rahim. Sedini mungkin, minta doa kepada Allah agar anak dibimbing menjadi anak yang saleh dan salehah kelak.

img_title Harus Baca! Anak Korban Penganiayaan Sadis oleh Pasangan Sejenis di Kebayoran Lama Akhirnya Pulang ke Ayah Kandung

Ikhtiar saat 4 bulan

Jelang usia kandungan 4 bulan, tidak cukup hanya memanjatkan doa anak saleh saja. Menurut Ustaz Adi Hidayat, butuh dipraktikan dalam bentuk ikhtiar sehingga doa tersebut bisa tercapai.

"Misal, memohon pada Allah supaya anak bisa rajin salat dan hafal alquran. Doa bagus tapi ikhtiar tidak tepat. Maaf, Anda sekolahkan di tempat yang tidak ajarkan solat dan ngaji," jelas Adi Hidayat.

Halal

Di fase kandungan ini pula, bentuk ikhtiar bisa dilakukan dengan cara menjaga asupan makanan yang halal. Sebab, makanan dan minuman akan menjadi pembatas paling utama untuk melindungi dari hal-hal buruk kelak.

"Segala yang masuk ke perut bukan hanya pengaruh jadi daging tapi jadi pembatas. Sifat doa ketika dimohonkan, doa tidak ada yang ditolak, tapi diberikan saat kita siap dan apa yang ada di dalam diri kita. Makanan haram membuat doa sulit diijabah. Misal, jadi sulit dengar azan padahal masjid dekat," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Air susu ibu

Saat si kecil telah lahir, bentuk usaha mendidiknya pun diberi melalui asupan halal dan bergizi, yakni Air Susu Ibu (ASI). Menurut Adi Hidayat, secara ilmiah pun terbukti bahwa kualitas ASI tak ada yang mampu menandinginya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut