- VIVA/Muhamad Solihin
Terlepas itu, Profesor Raldi kini telah menyelamatkan sedikitnya 2.000 bayi di Indonesia lewat inkubator gratis. Memang, dia mengakui tidak memiliki keterkaitan dengan pemerintah.
Ia memastikan bahwa yang dijalankannya saat ini seluruhnya murni swadaya dan terbangun dari keinginan untuk berbagai kebaikan kepada sesama tanpa pamrih.
Lagi pula, apa yang kini dibangunnya bukanlah bertujuan untuk berbisnis dan meraup untung. Berbicara paten, memang perlu, namun itu jauh tak berguna bagi orang yang tidak mampu dan membutuhkan pertolongan inkubator gratis.
"Paten itu hanya untuk orang-orang kelas atas saja. Orang bawah mana ada yang menanyakan itu? Kita punya knowledge (pengetahuan membuat inkubator), berkewajiban memberikan pengetahuan kepada mereka," ujar Raldi. (art)
Baca Juga