- VIVA.co.id/Danar Dono
Sungai Anacostia yang bersih usai pemberlakuan pajak kantong plastik tersebut sangat berbanding terbalik dengan enam tahun lalu. Saat itu, wajah sungai tersebut dilaporkan sangat mengerikan, banyak polutan beracun dari botol soda, puntung rokok sampai ban berkarat dan limbah mentah.
Meski berhasil membersihkan sungai dari sampah plastik, namun ada masalah dalam pengelolaan US$10 juta tersebut. Dalam penelusuran, ternyata tak semua dana tersebut masuk untuk upaya pembersihan sungai.
Sebab, menurut data yang didapat Washington Post, terkuak dana sebesar US$1,2 juta malah dipakai untuk program pengiriman anak sekolah dasar di DC dalam perjalanan kemah lapangan yang jauhnya sampai 30 mil dari wilayah DC. Sedangkan US$1,7 juta lainnya dipakai untuk menggaji karyawan.
Setali tiga uang, pemerintah Inggris juga memberlakukan aturan pajak kantong plastik bagi setiap warga yang berbelanja. Di negeri kerajaan itu, setiap penggunaan kantong plastik belanja dikenakan pajak 5 pence sterling, atau setara Rp935.
Pajak kantong plastik belanja di tanah Inggris Raya itu telah diberlakukan sejak 5 Oktober 2015. Penerapan aturan ini secara berangsur menekan penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Harian Telegraph mengungkapkan retail terbesar Inggris, Tesco, mengaku aturan pajak kantong itu telah secara drastis mengurangi penggunaan kantong sekali pakai 7,64 miliar pada tahun sebelumnya dan total 8,5 miliar di seluruh tanah Inggris Raya. Pada saat awal pemberlakuan aturan itu, Tesco mengatakan ada penuruan sedikit penggunaan kantong, yaitu kurang dari 78 persen pelanggan yang memakai kantong plastic untuk belanja.
Sampai akhir 2015, data menunjukkan aturan pajak kantong plastik itu menurunkan hampir 80 persen jumlah kantong plastik yang dibawa pembeli usai belanja di supermarket. Sedangkan data di Wales menunjukkan aturan itu meembuat penurunan penggunaan kantong plastik sampai 71 persen sejak diberlakukan pada 2011.
Menurut data Departemen Lingkungan, Makanan dan Pedesaan Inggris Raya, sampah plastik di tanah Ratu Elizabeth II itu sejatinya sangat sedikit dibandingkan dengan jenis sampah lainnya. Data menunjukkan sampah plastik di Inggris Raya pada 2012 hanya 3,19 juta ton atau hanya 1,6 persen dari total jumlah jenis sampah yang ada di Inggris Raya. Sementara jika melihat jumlah sampah plastik di Inggris saja, jumlah sampah plastic hanya 2,8 juta ton atau 1,7 persen dari total sampah yang ada di Inggris.