SOROT 403

Penasaran Rasa Manis Gudeg Yogya

Gudeg Yu Djum, gudeg legendaris yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Yogyakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Daru Waskita

"Omzetnya lumayan, cukup untuk menyekolahkan anak," kata Eni lagi yang enggan menyebutkan besaran omzetnya setiap hari.

img_title Kuliner Nusantara Jadi Alasan 58 Persen Wisatawan Asing Berkunjung ke Indonesia

Eni mengaku dibandingkan warung Gudeg Yu Djum lainnya, usaha yang dirintisnya ini adalah cabang paling baru. Namun, jumlah pelanggannya tak kalah banyak dengan cabang-cabang lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


"Saya baru empat tahun buka usaha Gudeg Yu Djum di Jalan Wijilan nomor 167. Di selatan saya ada juga Gudeg Yu Djum yang sudah buka puluhan tahun dan masih saudara dari suami saya," ungkapnya.

img_title Dongkrak Industri Kuliner RI, Pelaku Usaha hingga Kreator Bakal Kumpul di TikTok Food Fest 2026

Ika salah satu pegawai Gudeg Yu Djum Wijilan 167 mengatakan, meski baru empat tahun pelanggannya cukup banyak. Bahkan mulai dari pejabat hingga artis juga menyempatkan diri untuk menyantap gudeg di warung ini.

"Belum lama ini artis sinetron yang bermain di sinetron Tukang Bubur Naik Haji juga menyempatkan makan," ujarnya.

img_title Punya Modal Rp3 Juta? Ini 18 Ide Bisnis Kuliner yang Bisa Bikin Cuan dari Rumah

Saat bulan puasa ini, cenderung pelanggannya berkurang dan itu hampir semua penjual gudeg di Wijilan merasakan hal yang sama. Namun pesanan untuk takjil setiap hari pasti ada dan jumlahnya lumayan banyak. "Biasanya pesanan kita antar atau diambil sendiri oleh pemesan,” tuturnya.

Usaha Turun-temurun

Ika yang sudah bekerja sejak Gudeg Yu Djum beroperasi empat tahun silam mengaku saat ini hampir semua anak bahkan cucu dari Yu Djum mendirikan rumah makan Gudeg Yu Djum, sehingga banyak alternatif tempat yang terdekat dari rumah untuk makan atau memesan makanan.

"Mbak Sinta cucu dari Yu Djum yang kini jadi anggota DPRD Sleman juga membuka dua rumah makan gudeg Yu Djum yaitu di daerah Dagen dan Plengkung Gading," tuturnya.

Dari semua rumah makan Gudeg Yu Djum, olahan gudeg dijadikan satu yaitu di Jalan Kaliurang Km 4,5 Karangasem CT III/22. Setelah semua matang maka gudeg didistribusikan di beberapa rumah makan yang dikelola oleh anak maupun cucu Yu Djum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi rasa gudeg pasti akan sama dan tidak berbeda," katanya.

Salah satu pelanggan setia Gudeg Yu Djum, Sugiharto mengatakan dalam seminggu sekali pasti menyempatkan diri untuk makan di tempat ini karena rasanya dari dulu sampai sekarang tidak berubah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut