Heboh Puncak Festival Pesona Selat Lembeh 2016

Selat Lembeh 2016
Sumber :
  • VIVA.co.id/Linda Hasibuan

VIVA.co.id – Pelabuhan Aertembaga, Bitung, Sulawesi Utara menjadi saksi kesuksesan Festival Pesona Selat Lembeh 2016. Sabtu, 8 Oktober 2016 adalah puncak acara yang menampilkan Pagelaran Colorful Bitung yaitu seni pertunjukan kolosal berupa kolaborasi musik dan tarian kontemporer.

img_title RUU Kepariwisataan Disahkan DPR jadi Undang-Undang

Sedikitnya 200 penari dari anak-anak sekolah Kota Bitung menyajikan tarian yang menggambarkan lima pesona Kota Bitung yakni Pesona Bahari, Pesona Flora, Pesona Fauna, Pesona Industri, dan Pesona Sejarah-Budaya-Religi. Seni pertunjukan itu mengangkat unsur budaya lokal dipadukan dengan kecanggihan seni pertunjukan digital (video maping).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tarian dibuka dengan kisah asal mula nama kota Bitung yang berasal dari sebuah pohon Witung. Lalu muncul monyet berbulu hitam berpantat merah dari segala arah. Bitung menamai monyet pantat merah itu dengan sebutan Yaki. Yaki merupakan monyet asli Sulawesi bernama latin Macaca Nigra yang dilindungi karena hampir punah. Saat ini populasi terbesar Yaki berada di Taman Nasional Tangkoko Bitung.

img_title Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda, Bank Jakarta Dukung Abang None 2025

Lalu muncul binatang khas Bitung lainnya, Tarsius, primata terkecil didunia berukuran 10-15 cm yang memiliki mata besar dan ekor seperti ekor tikus.

Ikan cakalang yang menjadi makanan khas Bitung diwujudkan dalam sebuah tarian kontemporer berjudul Tangkap Cakalang. Semua gerakan tarian yang disajikan tidak sembarangan, melainkan berdasarkan pada gerak dasar tarian tradisional Bitung.

img_title Ekowisata Disebut Jadi Jalan Baru Pariwisata Indonesia

Kerukunan antar umat beragama yang hidup berdampingan dengan damai di Kota Bitung juga ditampilkan dalam pagelaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemeriahan malam itu tidak hanya karena megahnya pertunjukan tetapi antusiasme masyarakat Kota Bitung yang memadati panggung acara yang letaknya di sisi Selat Lembeh. Masyarakat Bitung tumpahruah menyaksikan pertunjukan. Panitia juga menyediakan layar lebar di sekitar pelabuhan untuk warga yang tidak mendapat tempat untuk menonton langsung ke panggung. Ratusan turis baik lokal maupun mancanegara berbaur dengan masyarakat Kota Bitung menikmati semua pertunjukan.

Acara ini dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan, serta tuan rumah acara Wali Kota Bitung Max Lomban dan Wakil Wali Kota Maurits Mantiri. Olly Dondokambey mengatakan ingin meningkatkan pesona wisata di Sulawesi Utara, termasuk Kota Bitung.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut