Kereta Cepat Tak Bikin Pemudik Berpaling dari Shuttle Bus

Ilustrasi arus mudik Lebaran.
Sumber :
  • vstory

Jakarta – Menjelang mudik Lebaran, banyak pilihan transportasi tersedia untuk para pemudik pulang ke kampung halaman. Ada yang memilih menggunakan kendaraan pribadi, kereta, hingga shuttle bus

img_title Tetapkan Skema WFA Periode Lebaran 2026, Permerintah Wanti-wanti Perusahaan Tak Potong Cuti

Shuttle bus menawarkan kepraktisan, harga cenderung lebih murah, dan kenyamanan dalam perjalanan. Umumnya, kebanyakan penggunaan shuttle bus diperuntukkan jarak yang dekat seperti Jakarta-Bandung atau area Jawa Barat lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata, banyak masyarakat masih mempercayai menggunakan Shuttle bus untuk pulang ke kampung halaman, meskipun saat ini sudah ada transportasi baru kereta cepat Jakarta-Bandung atau dikenal sebagai Whoosh.

img_title MBG Disebut Bukan Janji Politik, Tapi Misi Peradaban

Chandra Purnama selaku Manager Operasional Shuttle Bus Lintas area Bandung mengungkapkan kehadiran kereta cepat sempat mengganggu mobilitas Shuttle bus di awal karena harga promo yang ditawarkannya tetapi hal ini tidak berlangsung lama.

Ilustrasi mudik Lebaran.

Photo :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

img_title Pesan Menohok Ketua Tim Reformasi Polri: Jadi Polisi Harus Ada Manfaatnya, Stop Sombong!

"Untuk kereta cepat sebenarnya sempat menganggu di awal ya, karena banyak promo kan. Jadi dari shuttle bus sendiri ada penurunan. Tapi itu cuma sementara saja, saat ini sih sudah tidak terutama menjelang mudik Lebaran ini," ujarnya saat dihubungi VIVA Otomotif di Jakarta. 

Bahkan saat ini, shuttle bus Lintas sudah menjual sekitar 300 kursi menjelang dua minggu sebelum Lebaran. 

"Di tempat kita sih sudah ada 300 kursi terjual, paling banyak permintaannya di tanggal 5-6 April," jelasnya.

Melihat animo masyarakat ini, Chandra mengatakan bahwa pihaknya siap menambahkan unit shuttle bus model Toyota Hiace tipe Commuter dan Premio untuk menampung para pemudik ini. 

"Kalau biasanya kita punya 98 unit shuttle bus untuk ke semua rute yang kita tawarkan, nah musim mudik ini akan kita tambah sekitar 5 unit. Jadi, totalnya 105 shuttle bus," tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Chandra menilai masih banyak  masyarakat yang memilih menggunakan shuttle bus dibandingkan kereta cepat. 

"Shuttle bus dan Kereta Cepat itu punya target pasar yang berbeda karena terlihat dari harganya. Harga kereta cepat kan bisa mencapai Rp250 ribu, kalau Shuttle kami saja kita tawarkan dengan harga Rp80 ribu - Rp190 ribu. Tapi, kalau mudik lebaran gini harganya naik sekitar 10 persen," kata Chandra.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut