Pecco Bagnaia Ungkap Kekurangan yang Bikin Performanya Menurun di MotoGP

Pecco Bagnaia
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

VIVA – Pecco Bagnaia mengakui kesulitannya dengan motor Ducati MotoGP 2025 telah mencapai titik di mana ia sekarang menjadi "salah satu yang terburuk" di grid dalam mempertahankan posisinya.

Pengakuan Mengejutkan Marc Marquez Soal Pesaingan di MotoGP

Masalah Bagnaia dengan GP25 sudah terdokumentasikan dengan baik, dengan juara dunia dua kali itu telah putus asa untuk melawan rekan setim barunya Marc Marquez untuk memperebutkan gelar tahun ini.

Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia dan Jack Miller

Photo :
  • Ducati
Ratusan Pembalap Siap Adu Cepat di Drag Fest 2025 Tasikmalaya

Secara khusus, pembalap Italia itu merasa sulit untuk memperlambat motornya dan memasuki tikungan sesuai keinginannya.

Bagnaia yakin kelemahan pengereman ini membuat pembalap lain makin mudah menyalipnya dan membuatnya semakin tergeser ke bawah, padahal sebelumnya ia bangga bisa menahan para rivalnya.

KTM Tegaskan Tak Ikut Campur dalam Isu Akuisisi Tim Tech3

"Saya sudah mengeluh tentang masalah pengereman dan masuk tikungan sejak beberapa waktu lalu, sejak di Thailand," ujar pembalap pabrikan Ducati itu kepada Sky Italia, dikutip dari Carsh Senin 11 Agustus 2025.

Pecco Bagnaia mengakui bahwa salah satu masalah terbesar yang ia hadapi musim ini adalah kesulitan untuk melakukan pengereman keras dan masuk tikungan secara optimal, sehingga membuatnya rentan dilewati pembalap lain. Dia menyatakan bahwa kini dirinya “one of the worst” di grid dalam aspek tersebut.

“Saya selalu sulit untuk dilewati, atau setidaknya jika ada yang mencoba menyalip, mereka biasanya melebar. Tapi sekarang situasinya kebalik. Saya salah satu yang terburuk, semua orang menyalip saya saat pengereman, saya tidak bisa pengereman keras... Saya kesulitan di bagian itu," tambahnya

Menurut Bagnaia, ketika ia berusaha mengerem lebih keras, ia seringkali kehilangan stabilitas atau posisi rival terlalu dekat sementara jika mengerem lebih lembut, ia kesulitan masuk tikungan dengan lancar. 

Pecco Bagnaia

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Kesulitan ini bukan hanya merusak performa balapan, tetapi juga menghalangi kesempatan Bagnaia bersaing gelar, terutama setelah Marc Márquez tampak jauh di depan klasemen. Kini, target Bagnaia berubah menjadi mengejar posisi Alex Márquez yang berada di depan, dengan harapan meningkatkan performa secara bertahap hingga akhir musim.

Pecco Bagnaia memang pembalap andal dengan dua gelar dunia MotoGP, tetapi tahun ini Ducati-nya, GP25, menunjukkan batas kemampuan yang belum sepenuhnya sesuai gaya balapnya. Masalah pengereman dan corner entry menjadi titik krusial yang mengganggu performa dan posisi balapnya. Meskipun begitu, Bagnaia tetap tenang, realistis, dan bertekad memperbaiki kondisi untuk mempertahankan prestasi musim ini dan menyiapkan segalanya demi musim berikutnya.

Juara Moto2 2017, Franco Morbidelli

Franco Morbidelli Beberkan Perbedaan Utama Valentino Rossi dan Marc Marquez dalam Debat GOAT

Franco Morbidelli membandingkan Valentino Rossi dan Marc Márquez dalam perdebatan GOAT MotoGP. Ia menilai Rossi unggul berkat pengaruh global dan warisan abadi di dunia.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025