Fabio Quartararo Tampil Kuat di MotoGP Barcelona
- AP Photo/Vincent Thian
VIVA – Fabio Quartararo tampil mengejutkan di MotoGP Catalunya 2025. Setelah Yamaha berkali-kali kesulitan bersaing di musim ini, sang pembalap asal Prancis justru mampu menunjukkan salah satu performa terbaiknya. Quartararo finis kedua dalam sprint race dan kelima di balapan utama.
Hasil ini menjadi sorotan, bukan hanya karena pencapaiannya, tetapi juga karena Yamaha sendiri mengaku tidak memahami secara pasti alasan di balik peningkatan performa tersebut.
Fabio Quartararo di MotoGP Inggris 2025
- Crash.net
Awal Balapan yang Solid
Quartararo memulai akhir pekan dengan hasil kualifikasi yang gemilang, menempati posisi start kedua. Hal ini sudah menjadi pertanda positif, mengingat di beberapa seri sebelumnya ia sering terjebak di barisan tengah.
Dalam sprint race, ia mampu mempertahankan kecepatan konsisten dan finis di posisi kedua, pencapaian terbaiknya sepanjang musim.
Pada balapan utama, Quartararo kembali tampil stabil. Ia memang tidak mampu mempertahankan posisi depan karena faktor ban, tetapi berhasil menjaga ritme hingga akhirnya menyelesaikan lomba di urutan kelima. Poin yang diraih sangat berarti bagi Yamaha yang sedang berjuang keluar dari papan tengah klasemen konstruktor.
Yamaha Tidak Tahu Kenapa Motor Tiba-Tiba Lebih Baik
Keberhasilan Quartararo justru menimbulkan tanda tanya besar. Yamaha secara jujur mengaku tidak punya jawaban jelas mengapa performa YZR-M1 mendadak kompetitif di Catalunya.
Biasanya, motor mereka kesulitan mendapatkan grip sejak lap awal, membuat Quartararo sering frustrasi. Namun kali ini, motor bekerja jauh lebih baik tanpa perubahan teknis besar.
“Sebenarnya kami tidak tahu persis mengapa karena kemarin kami berjuang untuk podium, hari ini kami menyelesaikan 14 detik,” kata Quartararo dikutip VIVA dari Crash Selasa, 9 Setember 2025.
Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bisa jadi lebih karena kondisi lintasan atau faktor cuaca, bukan hasil dari solusi teknis permanen.
Manajemen Ban Jadi Senjata
Meski Yamaha bingung, Quartararo tetap menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap berpengalaman. Di balapan utama, ia memilih strategi hati-hati dengan mengatur ban secara cermat.
Quartararo tidak terlalu memaksakan diri untuk menempel podium, melainkan menjaga ban tetap awet agar bisa mempertahankan kecepatan stabil hingga lap terakhir.