Ban Mobil Listrik Bocor? Begini Cara Aman Mengatasinya

Ilustrasi ban mobil bocor
Sumber :
  • Drive

Jakarta, VIVA – Kebocoran ban adalah salah satu kondisi darurat yang bisa dialami oleh pengemudi mobil listrik, baik saat melaju di jalan tol maupun di dalam kota. Meski terlihat sepele, menangani ban bocor pada mobil listrik memiliki tantangan tersendiri.

img_title Mobnas Vietnam Harga Rp300 Jutaan, Begini Spesifikasi Lengkapnya

Berbeda dari mobil konvensional, banyak mobil listrik tidak dilengkapi dengan ban serep. Maka dari itu, tidak sedikit pengemudi mobil listrik yang mungkin merasakan kebingungan saat mengatasi permasalahan kebocoran ban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bonar Pakpahan, Product Expert Assistant Manager PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), menekankan bahwa pengemudi sebaiknya harus tetap tenang dan waspada saat merasakan indikasi tekanan ban menurun.

img_title Terpopuler: Harga Mobil Listrik di IIMS 2026, Hybrid Murah untuk Pemula, hingga Ban Khusus Kendaraan Elektrifikasi

"Langkah pertama itu sebagai pengemudi ya harus mawas diri, mawas terhadap lingkungan. Memang umumnya kebocoran ban itu disebabkan oleh ranjau paku ya, pengemudi juga pasti tidak bisa melihat barang sekecil itu. Makannya apabila di mobil listriknya ada TPMS (Tire Pressure Monitoring System) dan ternyata memang tekanan ban menurun drastis, sebaiknya melaju secara perlahan, menurunkan kecepatan, dan minggir ke posisi yang aman," ujarnya saat dihubungi VIVA.

Ban bocor.

Photo :
  • ayoselamat.org

img_title Meski Dihajar Diskon Ratusan Juta, Penjualan Mobil Listrik Masih Terseok di Jepang

Setelah mobil berhenti di lokasi yang aman, pengemudi disarankan memasang segitiga pengaman agar kendaraan lain mengetahui bahwa mobil sedang mengalami kendala. Di sinilah peran perangkat penambal ban menjadi penting.

Menurut Bonar, mobil listrik umumnya tidak dibekali ban serep, melainkan tyre repair kit atau tyre mobility kit sebagai alternatif.

"Pada mobil listrik setahu saya biasanya kan tidak tersedia ban serep. Sebagai gantinya, kalau di Hyundai sendiri itu tersedia tire repair kit atau tire mobility kit yang terdiri dari kompresor kecil dan botol cairan penambal (sealant)," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bonar pun mengatakan bahwa proses penggunaannya cukup mudah, yakni sealant disuntikkan ke dalam ban menggunakan kompresor yang mendapatkan daya dari soket 12 volt. Cairan ini akan menutup bagian ban yang bocor dari dalam.

“Jadi ban itu tidak benar-benar dalam kondisi kempes total saat cairan ini diinjek. Jadi cairannya masuk, udara pun masuk, untuk menambah tekanan di dalam ban, sehingga tekanannya naik,” jelas Bonar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut