Wajah Bumi di Masa Depan

Planet Bumi
Sumber :
  • NASA

Selanjutnya, pada 125 juta tahun lalu, daratan yang saat ini dikenal sebagai anak benua India memisahkan diri dari Gondwana. Pemisahan ini diikuti dengan pisahnya blok daratan besar lainnya yang kini menjadi daratan Selandia Baru pada 80 juta tahun lalu. 

img_title Suhu Bumi Melejit, Gen Z bisa Jadi 'Game Changer'

Kemudian, pada 55 juta tahun lalu, daratan Selandia baru itu diikuti dengan daratan Benua Australia dan Pulau Irian yang bergerak menuju arah utara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun jauh sebelum itu, ilmuwan mencoba untuk menggambarkan bagaimana evolusi daratan bumi.

img_title China Mengguncang Dunia! Luncurkan Otak AI Raksasa ke Luar Angkasa Lewat 2.800 Satelit Superkomputer

Rekonstruksi pernah dilakukan oleh geologis dan paleografer Universitas Chicago Amerika Serikat, Christopher R Scotese dalam proyeknya PaleoMap Project.

Rovicky dalam tulisannya tersebut mengatakan, rekonstruksi tertua yang dilakukan dalam proyek Scotese ini hanya mentok pada 650 juta tahun lalu. Artinya wajah bumi selama 3,4 miliar tahun lalu, masih misterius. 

img_title Arutmin Raih Dua Penghargaan Bina Mitra UMKM Award 2025

Rekonstruksi tertua terlacak pada akhir masa Proterozoikum sekitar 650 juta tahun lalu. Pada periode ini pecahnya super benua Rodinia yang diperkirakan daratan raksasa ini sudah ada sejak 1,1 miliar tahun lalu.

Kemudian pada akhir masa Kambrium pada 514 juta tahun lalu, super benua Gondwana berada di Kutub Selatan.

Pada pertengahan periode Ordovisium sekitar 458 juta tahun lalu, super benua Gondwana sudah terpecah-pecah sebagian kecil daratannya. Pada masa ini pun muncul samudera kuno yang disebut Samudera Panthalassic dan Samudera Iapetus. Dua samudera ini sudah lenyap karena tertutupi benua. 

Pada masa Silur Tengah periode 425 juta tahun lalu, Rovicky menuliskan, daratan Laurentia menabrak Benua Baltica dan membentuk benua Old Red Sandstone. Pada masa ini, terumbu karang merambah dan berkembang, tumbuhan darat juga berkembang mengisi daratan yang kosong. 

Berlanjut pada periode Devonian. Super Benua Gondwana masih di sebelah selatan bumi. Pada masa kini, kata Rovicky, hutan tropis mulai berkembang di sekitar khatulistiwa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siklus beralih ke awal periode Karbon pada 356 juta tahun lalu. Pada masa ini muncul daratan Euramerica yang terpisah dengan Gondwana. Pada zaman ini, ditandai dengan salju dan es mulai menutupi Kutub Selatan. munculnya binatang berkaki empat. 

Selanjutnya pada masa akhir Karbon sekitar 306 juta tahun lalu, benua yang membentuk Amerika Utara dan Eropa bertemu dengan bagian selatan super benua Gondwana. Nah pada saat ini, setengah dari super benua Pangea sudah terbentuk. Pada masa ini es menutupi Kutub Selatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut