Wajah Bumi di Masa Depan

Planet Bumi
Sumber :
  • NASA

Munculnya Pangea

img_title Bumi akan Gelap 6 Menit karena Gerhana Matahari? BMKG Ungkap Faktanya

Super benua Pangea ini muncul terbentuk pada periode awal Trias sekitar 237 juta tahun lalu namun kemudian pada akhir masa ini, super benua ini mulai terpisah lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perpisahan super benua Pangea ini makin menjadi embrio bentuknya benua modern. Pada masa awal Jurassic sekitar 195 juta tahun lalu, daratan Asia Tengah dan Selatan mulai tersusun. Samudera kuno, Samudera Tethys mulai terpisah dan memisahkan benua di sisi utara benua Gondwana.

img_title Menjaga Kebersihan Lingkungan: Tanggung Jawab Bersama untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Pertengahan masa Jurassic ini, Pangea mulai terpecah. Dilanjutkan pada masa akhir Jurassic Samudera Atlantik menyempit memisahkan Afrika dari Amerika Utara dan dari Gondwana. 

img_title Korsel Akan Bangun Pangkalan di Bulan pada 2045

Kemudian 94 juta tahun lalu, pada akhir Cretaceous, Samudera Atlantik bagian selatan terbentuk dan memisahkan Amerika Selatan dengan Afrika. Pada masa ini India mulai melepaskan diri dari Madagaskar. 

Era ini daratan Amerika Utara sudah terhubung dengan Eropa dan Australia masih menyatu dengan Antartika. India akhirnya mulai berjalan ke arah utara menuju proto Himalaya.

Daratan bumi terus berkembang. Era awal Cenozoix pada 50,2 juta tahun lalu, daratan bumi sudah membentuk formasi seperti daratan sampai saat ini. Dinamika era ini diawal dengan bertumbuknya India ke Benua Asia. Tumbukan ini membentuk daratan tinggi Tibet. Kemudian Australia yang sebelumnya dekat dengan Antartika mulai terpisah dan bergerak utara membentuk daratan mandiri. 

Daratan bumi makin membentuk sesuai formasi yang mirip dengan kondisi daratan bumi saat ini pada zaman Miosen Tengah sekitar 14 juta tahun lalu.

Wajah Bumi Masa Depan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pola daratan bumi yang menyatu, berpisah dan terpecah masih diyakini ilmuwan. Pada 2012, ilmuwan di Universitas Yale Amerika Serikat melontarkan prediksi yang cukup mencengangkan. Mereka memperkirakan bahwa benua-benua di muka Bumi akan bergabung lagi dalam kurun 50-200 juta tahun mendatang.

Amerika dan Eurasia diprediksi akan bertubrukan di Kutub Utara. Afrika dan Australia pada akhirnya akan bergabung juga dengan super benua itu. Tim ilmuwan pun yakin benua-benua itu terakhir kali sempat menyatu pada 300 juta tahun silam, yang wilayahnya disebut sebagai Pangea.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut