Mendirikan Negara Pertama di Luar Bumi
- Asgardia/James Vaughan
Seperti halnya pendirian negara di Bumi, Asgardia juga melakukan persiapan syarat umum untuk menjadi sebuah negara di luar Bumi. Melalui website resminya, 20 hari usai pengumuman itu, Asgardia membuka kesempatan warga dunia dari negara manapun untuk menjadi warga negara Asgardia yang disebut Asgardian. Dan tak disangka, respons warga dunia begitu tinggi untuk menjadi Asgardian.Â
Delapan bulan usai pengumuman Asgardia, calon negara pertama di antariksa itu telah menerima pengajuan 500 ribu penduduk Bumi yang ingin menjadi Asgardian. Saat itu dalam proses verifikasi, Asgradia meloloskan 212.015 warga dunia menjadi Asgardian.Â
Jumlah Asgardian meningkat. Per awal Juli 2017, atau dalam sebulan, Asgardian meningkat jadi 263.039 orang.Â
Antusiasme yang tinggi dari warga dunia itu menuntut pengelola dan penggagas Asgardia mengubah aturan, yakni konstitusi dan hukum negara pertama di antariksa sebagai penyesuaian kondisi tersebut.Â
Tim Asgardia menuturkan, mereka kini mengetatkan sistem dengan menyaring izin permintaan menjadi warga negara dengan makin selektif. Asgardia tidak akan memberikan warga negara bagi orang yang pelit memberikan informasi data diri. Calon negara pertama di antariksa itu menolak warga negara non manusia misalnya robot.Â
Asgardian yang lolos verifikasi nanti akan mengantongi Sertifikat Asgardia. Sebagai warga negara, tiap Asgardian juga punya kewajiban kepada negaranya, mereka diwajibkan memberikan suaranya dan masukannya untuk perumusan dasar konstitusi Asgardia.
Selanjutnya...Konstitusi dan Lagu Kebangsaan
Konstitusi dan Lagu Kebangsaan
Soal konstitusi, perancang Asgardia sudah menyiapkannya. Ini berupa Deklarasi Persatuan dan aturan bernegara yang di dalamnya termasuk dasar negara, kewarganegaraan, sumber daya negara, pemerintahan, pengamanan, struktur simbol negara, bahasa, ibu kota, sistem hukum  sampai perbankan. Ada juga aturan amandemen konstitusi, sampai transisi Asgardian.
Sampai 7 Juli 2017, lebih dari 70 ribu Asgardian telah meratifikasi konstitusi Asgardia.
Selain menerima permintaan menjadi warga negara, Asgradia juga menyiapkan keperluan sebagai entitas sebuah negara, di antaranya Deklarasi Persatuan, konstitusi, bendera, lambang negara hingga lagu kebangsaan.Â
Draf dasar negara Asgardia bahkan disediakan dalam berbagai versi bahasa, yakni Arab, Portugal, Jerman, Italia, China, Prancis, dan Turki. Â Untuk kandidat bendera kebangsaan Asgardia, sudah muncul 12 versi yang diusulkan Asgardian dari berbagai negara di dunia. Untuk lagu kebangsaan Asgardia, juga sudah muncul 12 usulan versi yang diajukan Asgardian. Demikian juga, untuk lambang negara Asgardia, sudah muncul 12 versi usulan dari Asgardian.Â