Mendirikan Negara Pertama di Luar Bumi

Ilustrasi negara Asgardia di antariksa
Sumber :
  • Asgardia/James Vaughan

Untuk lembaga pengelola negara Asgardian sudah disiapkan yakni Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Ilmu Pengetahuan, Kementerian Informasi dan Komunikasi, Kementerian Kehakiman, Kementerian Kewarganegaraan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pendidikan dan Pemuda, Kementerian Keamanan dan Keselamatan, Kementerian Sumber Daya Daya dan Kementerian Sekretariat Negara. 

img_title Lama Menghilang, Asgardia Muncul dan Bikin Aturan Mirip WhatsApp

Kandidat lambang negara Asgardia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

kandidat lambang negara Asgardia

img_title Lebih dari 40 Ribu Orang Indonesia Jadi Pengikut Asgardia

Selanjutnya...Luncurkan Satelit

Satelit Asgardia-1

img_title Asgardia: Kami Bertugas Melindungi Bumi

Guna menciptakan kedaulatan Asgardia di antariksa, negara luar Bumi ini siap meluncurkan satelitnya, Asgardia-1, pada September tahun ini. 

Satelit ini akan membawa dan mengunggah sejumlah data personal dari 1,5 juta Asgardian secara bertahap.

Dikutip CNN, satelit nano yang berukuran 2,8 kilogram ini akan membawa data harian Asgardian, nama dan data Anda akan tetap tersimpan di memori satelit. Data itu akan dipasang ulang pada tiap satelit baru milik  Asgardia yang diluncurkan. 

Untuk tahap pertama, satelit itu akan menampung 200 Kb data masing-masing 100 ribu Asgardian. Setelah itu akan menampung 200 Kb akan menampung data sekitar 400 ribu Asgardian dan data 100 Kb masing-masing sejuta Asgardian.   

Ashurbeyli misi yang dijalani satelit itu adalah sebagai media mencurahkan ekspresi Asgardian di antariksa. Ekspresi Asgardian dibatasi tidak mendiskriminasi kelompok manapun, bukan berisi kekerasan dan konten seksual. Semuanya bebas dikirim. 

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tiap orang bisa mengirimkan sesuatu di antariksa pada satelit Asgardia-1, secara cuma-cuma, apapun yang Anda pikiran. Ini akan terus dilakukan selamanya, sepanjang Asgardia terus eksis," ujar orang nomor satu Asgardia tersebut. 

Asgardia, calon negara pertama di antariksa

Selanjutnya...Antisipasi Tantangan

Antisipasi Tantangan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi ambisi tersebut, pakar luar angkasa School of Law, Beijing Institute of Technology, Joanne Irene Gabrynowicz berpendapat, tidak mudah untuk Asgardia bakal diakui sebagai sebuah negara.
 
"Di bawah hukum internasional, ada kriteria khusus untuk suatu entitas untuk diakui sebagai sebuah bangsa. Yakni harus memiliki wilayah dan populasi, dan diakui sebagai bangsa oleh bangsa lain. Hanya menyatakan bahwa bangsa ada itu tidak cukup,” kata Gabrynowicz dikutip dari Business Insider.

Untuk itu, Gabrynowicz menilai ide Asgardia masih terlalu awal untuk lahir dan resmi menjadi sebuah negara. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut