BPBD Assessment Pergerakan Tanah di Purwakarta

BPBD Kabupaten Purwakarta menyelidiki pergerakan tanah
Sumber :
  • Pemkab Purwakarta

VIVA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta menyelidiki pergerakan tanah di Kampung Cibodas dan Kampung Panyindangan Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.

img_title Kades Kohod Didakwa Jualbelikan Lahan Laut Jadi Daratan Fiktif

Pergerakan tanah itu terjadi pada Selasa 16 April 2024 sekitar pukul 13:00 WIB dan Kamis 18 April 2025 dinihari pukul 03:00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPBD Purwakarta, Heryadi Erlan menjelaskan fenomena alam ini terjadi dipicu karena dua wilayah itu berada dalam zona rentan pergerakan tanah level menengah. Heryadi memastikan pihaknya memantau pergerakan di dua lokasi tersebut.

img_title Senator Peduli Pangan di Sulsel, DPD RI Kawal Implementasi Asta Cita Prabowo

"Kami telah melakukan assessment ke lokasi Tempat Kejadian Bencana (TKB)," tegas Erlan, Senin 22 April 2024.

Menurutnya, dua lokasi itu berada dalam area lembah sungai, tebing jalan dan lereng yang sangat rentan terpicu pergerakan. Bahkan, lanjut Heryadi, lokasi dengan kondisi itu tak menutup kemungkinan bakal terjadi bencana alam jika terhadi hujan lebat.

img_title BPBD: Rumah Rusak Akibat Gempa di Situbondo Bertambah Jadi 64

"Jenis gerakan tanah yang terjadi adalah tipe rayapan, di mana tanah bergerak secara perlahan dan terus-menerus,” katanya.

“Tata guna lahan yang dominan adalah pertanian lahan basah. Hal ini dapat menyebabkan penjenuhan dan pelunakan tanah akibat akumulasi air dari lahan pertanian," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pemeriksaan dua lokasi tersebut mengalami pelebaran retakan sepanjang 116 meter dengan tinggi anjlokan 1,5 meter. "Kami BPBD Purwakarta bersama dengan aparat desa, kecamatan setempat, dan instansi terkait, telah melakukan peninjauan langsung dan penyelidikan saat dan setelah terjadinya bencana untuk mengetahui penyebab dan cara penanggulangannya," katanya.

"Untuk saat ini, akses jalan akibat pergerakan tanah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah, masyarakat serta relawan, dan pihak swasta dalam upaya penanggulangan bencana pergerakan tanah ini," katanya.

Musala di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo ambruk menimpa santri

Tiga Santri Selamat Dievakuasi dari Reruntuhan Bangunan Musala Ponpes Al Khonzy

Total korban yang dievakuasi tim SAR gabungan menjadi 11 orang. Sementara itu, 88 orang santri diketahui menyelamatkan diri secara mandiri.

img_title
VIVA.co.id
30 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut