SEA Games 2021, Tantangan Sesungguhnya Timnas Esports Indonesia

Pelatnas Timnas Esports Indonesia
Sumber :
  • Dok. PBESI

VIVA – Pelatnas tahap pertama Timnas Esports Indonesia yang digelar di Jeep Station Indonesia Megamendung, Bogor, Jawa Barat, 1-10 Maret 2022 telah rampung.

FORNAS NTB 2025, Magnet Baru Sport Tourism dan Bukti Kesiapan Jadi Tuan Rumah Event Dunia

Di hadapan Sekjen Federasi Esports Internasional (IESF), Boban Totovsky, Wakil dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Desra Firza Ghazfan dan Bendahara Umum KOI,  Tommy Hermawan Lo, serta Sekjen PBESI, Franky diumumkan 66 atlet terpilih.

Mereka nantinya akan jadi representasi Indonesia di SEA Games 2021 Hanoi. Sejumlah target pun dicanangkan untuk mereka capai.

Gagal Juara Piala AFF, Vanenburg Dicopot dari Pelatih Timnas Indonesia U-23...

"Sebanyak128 atlet pelatnas tahap pertama itu merupakan wakil puluhan juta yang terjaring. Setelah mengikuti seleksi ketat maka terpilih 66 atlet terbaik," kata Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Esports Indonesia, RM Ibnu Riza Pradipto.
 
"Mereka akan memperkuat Timnas Esports Indonesia yang akan tampil pada 10 nomor yang dipertandingka di Hanoi, Vietnam nanti. Dan, mereka adalah yang terbaik baik pilihan dari 10 pelatih Pelatnas SEA Games 2021 Hanoi. Baik dalam kemampuan teknis, fisik, psikologi, mental, strategi, dan analisis," imbuhnya.

Ibnu menekankan pentingnya para atlet yang telah lolos untuk tidak cepat berpuas diri. Karena perang sesungguhnya bagi mereka adalah di SEA Games 2021 nanti.

PBPI Gelar SIRNAS Padel 2025 di 3 Kota, Kurasi Menu Sehat Nasional Diluncurkan

"Jangan pernah puas apa yang sudah dicapai di Pelatnas. Karena, peperangan sesungguhnya itu akan terjadi di Hanoi nanti. Jadi, terus tingkatkan prestasi sehingga keinginan pulang membawa medali emas ke Tanah Air bisa terwujud," tuturnya.    

Boban Totovsky memuji penyelenggaraan pelatnas yang digelar PBESI dengan fasilitas lengkap. Sejauh pengalamannya, mungkin ini adalah yang terbaik.

"Saya menilai pelaksanaan pelatnas ssports Indonesia terbaik di dunia dari seluruh pemusatan atlet esports yang pernah saya lihat, " kata Boban. 

Bukan hanya itu saja, Boban juga mewacanakan IESF akan menjadikan Indonesia sebagai pusat pelatihan esport dunia mulai dari program kepelatihan dan juri. 

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie

Kepengurusan Akuatik Indonesia 2025-2029 Diresmikan, Anindya Bakrie Gaet Para Legenda dan Tokoh Nasional

Sejumlah nama besar dari dunia olahraga dan tokoh nasional resmi bergabung dalam kepengurusan Akuatik Indonesia (PB AI) periode 2025–2029.

img_title
VIVA.co.id
4 Agustus 2025