Lapang Dada
- U-Report
Satu jam lamanya saya mengayuh, akhirnya saya sampai juga di Bukit Moko. Suasana sedang sepi dan hanya ada segelintir orang yang sedang foto-foto di sini. Tempatnya belum banyak berubah sejak terakhir saya datang ke sini. Bedanya mungkin sekarang jadi lebih banyak penjual makanan saja. Saya parkir sepeda dan mulai berjalan setapak demi setapak untuk mencapai Puncak Bintang.
Udaranya lumayan dingin dan cukup membuat saya kedinginan. 15 menit kemudian saya sampai juga di Puncak Bintang dan dari puncak ini kita bisa melihat kota Bandung dari ketinggian. Saya rogoh saku dan saya memang sengaja bawa kunci rumah saya yang lama. Saya pandangi sebentar, dan saya lempar jauh-jauh kunci itu. Saya berjanji tidak akan pernah kembali ke rumah lama itu dan tidak bakalan sedih lagi karena rumah kenangan saya itu sudah diisi oleh orang lain.
Setelah saya buang kunci itu, saya memutuskan untuk pulang karena suasana sudah mulai gelap. Seperti yang saya bilang tadi, perjalanan pulang jauh lebih menyenangkan ketimbang perjalanan berangkat karena praktis saya tidak perlu mengayuh sepeda karena jalanan yang menurun. Ini rasanya seperti kamu berhasil move on dari mantan pacar. Awalnya berat dan sulit (persis ketika saya sedang menanjak tadi), tapi akan menjadi mudah setelah kamu berhasil melewati proses itu (seperti perjalanan pulang saya).
Lagu di iPod saya kini sedang memainkan lagu Lapang Dada dari Sheila On 7. "Kau harus bisa, bisa berlapang dada. Kau harus bisa, bisa ambil hikmahnya. Karena semua, semua tak lagi sama. Walau kau tahu dia pun merasakannya." Sesampainya di rumah, perasaan saya belum sepenuhnya lega. Masih ada rasa kecewa tentang rumah lama saya dan entah kenapa saya jadi teringat lagi masa lalu yang bikin saya jadi sedikit drop.
Saya naik ke lantai 2 dan masuk ke kamar saya. Saya berbaring dengan perasaan yang kalut. HP sengaja saya cuekkin padahal dari tadi banyak yang chat menanyakan orderan, dll. Tidak lama kemudian, papa naik ke lantai atas. Dia sepertinya mau menyalakan lampu sambil menutup jendela lantai atas. Dan dia pun sepertinya tahu kalau saya lagi sedikit drop.