Lapang Dada
Kamis, 18 Agustus 2016 - 12:43 WIB
Sumber :
- U-Report
Dia membuka kamar saya, dan melihat saya lagi tiduran sambil menutup muka dengan bantal. Perasaan saya saat itu jujur masih sedikit kecewa dan seolah semuanya bercampur jadi satu. Papa kemudian bilang ke saya, "Lapang dada." sambil menyalakan lampu kamar. Setelah dia bilang begitu, dia beranjak pergi dan turun ke bawah. Saya cuma diam sambil memandangi punggung papa saya.
Waktu seolah berhenti sesaat, dan ada keheningan yang tercipta sekaligus kelegaan yang datang di hati. Satu masalah akan selesai asal kamu mau lapang dada dan percaya semua akan baik-baik saja. (Tulisan ini dikirim oleh Stefanus Sani, Bandung)
Pergilah Dinda Cintaku
Maafkan aku yang terlalu berlebihan mencintaimu.
VIVA.co.id
26 Februari 2018