Cadangan Devisa RI Juni 2016 Naik Jadi US$109,8 Miliar

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, menilai cadangan devisa akhir Juni 2016 sebesar US$109,8 miliar mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

img_title Pemerintah Bayar Utang dan BI Jaga Stabilitas Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun Agustus 2025

Menurut dia, cadangan devisa per akhir Juni 2016 tersebut cukup untuk membiayai 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2016 tercatat sebesar US$109,8 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2016 yang hanya US$103,6 miliar saja," kata Agus di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 14 Juli 2016.

img_title Stabilitas Rupiah hingga Pemerintah Bayar Utang Bikin Cadangan Devisa RI Juli 2025 Turun

Peningkatan sebesar US$6,2 milyar tersebut dipengaruhi penerimaan cadangan devisa, antara lain berasal dari penerbitan global bond (utang) pemerintah, hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valuta asing, penerimaan pajak dan devisa minyak dan gas (migas) serta penarikan pinjaman pemerintah, yang jauh melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas jatuh tempo.

Adapun faktor kenaikan cadangan devisa, menurut Agus adalah ada dua kali kenaikan global warm dari pemerintah yang jumlahnya kurang lebih US$4 miliar. Kemudian, ada penerimaan dari penjualan migas dan penarikan pinjaman dari pemerintah serta stabilisasi dari sistem keuangan.

img_title Cadangan Devisa RI Capai US$152 Miliar di Akhir Juli 2025

"Jadi kita sambut baik, karena cadangan devisa sebesar US$109,8 miliar itu adalah ekuivalen 8,4 bulan impor. Padahal itu cukup diatur tidak kurang dari tiga. Tetapi Indonesia bisa mencapai 8,4 adalah suatu kondisi yang baik," kata Agus.

(ren)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Prabowo Siapkan Insentif WNI Tarik Dolar yang Disimpan di Luar Negeri

Pemerintah tengah mematangkan skema berbasis pasar yang memberikan insentif menarik bagi pemilik dana agar lebih memilih menempatkan simpanan dolar di dalam negeri.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut