Bom Bunuh Diri Tewaskan 12 Orang, Pakistan Tuding Pelakunya Militan Afghanistan

Korban Bom Pakistan
Sumber :
  • CBS News

Islamabad, VIVA – Insiden bom bunuh diri terjadi di daerah pangkalan militer, Pakistan barat laut. Setidaknya 12 orang termasuk wanita dan anak-anak tewas dalam dua kali bom bunuh diri yang terjadi pada Selasa, 4 Maret 2025.

Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Pakistan Bertambah Jadi 670 Orang

Mengutip dari laporan VOA, Rabu 5 Maret 2025, serangan di Kota Bannu, Khyber Pakhtunkhwa itu melukai 32 orang lainnya.Pun, untuk jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat.

Pelaku meledakkan dua kendaraan bermuatan bahan peledak di pasar yang ramai dekat kompleks militer. Sebagian besar korban tewas saat bangunan di dekatnya runtuh akibat kekuatan ledakan.

351 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Pakistan

"Setidaknya enam militan lainnya tewas dalam baku tembak berikutnya," demikian kata sumber yang tidak disebutkan namanya.

Situasi Setelah Bom di Pakistan (Doc: The Sundaily)

Photo :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong
Sabu dalam Kaleng Mister Potato dan Anus WNA, Polisi Bongkar Modus Jijik Gembong Asal Pakistan!

The Associated Press melaporkan kelompok militan yang relatif kurang dikenal Jaish Al-Fursan mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Otoritas Pakistan menyalahkan gelombang kekerasan pada militan yang berbasis di Afghanistan. Islamabad juga menuduh pemerintah sementara Taliban di Kabul tak mengambil tindakan yang cukup untuk mengekang militansi lintas batas. Namun, pihak Taliban Afghanistan sudah membantah tuduhan tersebut.

Kelompok militan sudah menargetkan Kota Bannu jdi sasaran beberapa kali. November lalu, sebuah bom mobil bunuh diri menewaskan 12 tentara dan melukai beberapa lainnya di sebuah pos keamanan.

Lalu, pada Juli, seorang pembom bunuh diri meledakkan kendaraannya yang berisi bahan peledak. Kemudian, militan lainnya melepaskan tembakan di dekat tembok luar fasilitas militer.

Untuk diketahui, Pakistan mengalami peningkatan serangan militan dalam beberapa tahun terakhir. Aksi bom bunuh diri itu sering menargetkan personel keamanan di provinsi barat laut.

Pakistan juga mengalami peningkatan tajam dalam korban sipil akibat kekerasan militan pada Februari 2025. Hal itu menurut Institut Pakistan untuk Studi Konflik dan Keamanan atau PICSS yang berbasis di Islamabad.

Dari data itu, setidaknya 55 warga sipil dan 47 personel keamanan tewas dalam 79 serangan militan di seluruh negeri. Pun, 44 dari serangan tersebut terjadi di Khyber Pakhtunkhwa.

"Februari menandai bulan pertama sejak Agustus 2024 ketika korban sipil melampaui jumlah pasukan keamanan," demikian laporan PICSS.

Setidaknya ada 156 militan tewas bulan lalu dalam operasi keamanan.


 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya