Air dari Katulampa Genangi Rumah di Rawajati 1,5 Meter

Evakuasi korban banjir Kalibata
Sumber :
  • VIVA.co.id / Irwandi

VIVA.co.id – Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sungai Ciliwung di daerah Puncak, Bogor menyebabkan tinggi permukaan air naik dengan cepat. Tinggi air di Bendung Katulampa pun berstatus siaga 1 sekitar pukul 22.00 WIB pada Senin malam, 7 Maret 2016.

Banjir Melanda, Pemprov Jakarta Jamin Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Tak Terabaikan

Akibatnya, sejumlah pemukiman di bantaran Sungai Ciliwung terendam banjir, seperti yang menimpa pemukiman yang berada di RT 01,02,03,04,05 dan 06 RW 07 Kelurahan Rawajati, Pancoran. Ketinggian air yang menyelimuti kawasan tersebut mencapai 160 centimeter.

"Yang parah di Rt 02 sampai Rt 04, ketinggiannya hampir 160 centimeter lebih," kata konsultan BNPB yang merupakan warga Rawajati, Ranu (40) di lokasi Banjir, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Maret 2016.

Jakarta Banjir: 35 RT Belum Bebas Genangan Air hingga Selasa Pagi

Ia menerangkan, air sungai mulai naik dan mengakibatkan banjir di tempat tersebut sekitar pukul 05.00 WIB. Warga sekitar bantaran kali pun sudah mengantisipasi sejak Senin malam.

"Dari jam 5 sudah mulai (banjir). Tapi memang kita udah siap dari semalam. Dari semalam diumumin di masjid juga," kata Ranu.

Soroti Banjir Jakarta, DPR Dorong Pemerintah Pusat dan Pemda Kerja Sama: Tanpa Kolaborasi Tutup Lubang Gali Lubang

Berdasarkan pantauan VIVA.co.id, akibat air kiriman tersebut, puluhan rumah yang berada di bantaran kali terendam banjir. Petugas Kepolisian bersama TNI dan pihak Kelurahan tampak membantu mengevakuasi warga yang masih berada di rumah.

(mus)

Gubernur Jakarta Pramono Anung

Pramono Soroti Risiko Modifikasi Cuaca, Was-was Hujannya Dialihkan ke Laut Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan untuk saat ini operasi modifikasi cuaca di Jakarta belum perlu dilakukan.

img_title
VIVA.co.id
9 Juli 2025