Tagar #UGMBohongLagi Trending Twitter, Begini Respons Rektor

Rektor UGM, Panut Mulyono.
Sumber :
  • VIVA/ Cahyo Edi.

VIVA – Tagar #UGMBohongLagi sempat menjadi trending topic di Twitter. Tagar ini digelorakan oleh @AliansiUGM dan mendapatkan banyak tanggapan dari netizen. Tagar #UGMBohongLagi menjadi trending topic pada Senin 16 Desember hingga Selasa 17 Desember 2019.

img_title DPR Minta Pernyataan Rektor UGM Dijadikan Rujukan Utama soal Polemik Ijazah Jokowi

Tagar #UGMBohongLagi merupakan respons atas belum dikeluarkannya peraturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual oleh rektor UGM. Lewat tagar tersebut, warganet menagih janji UGM yang akan mengeluarkan aturan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di bulan Desember 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi ramainya cuitan bertagar #UGMBohongLagi di Twitter, Rektor UGM, Panut Mulyono, angkat bicara. Panut membantah jika UGM mengulur-ulur waktu terkait pengesahan peraturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

img_title Rektor: UGM Punya Bukti Otentik Joko Widodo Mengikuti Kuliah, KKN hingga Wisuda

Panut menerangkan jika draf peraturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual sudah final dan tinggal menunggu rapat pleno senat akademik UGM. Panut menyebut pasca dirapat plenokan, nantinya peraturan itu akan segera disahkan.

"Ini hanya masalah waktu saja. Ketika misalnya besok atau kapan senat akademik rapat kemudian menyetujui, ya langsung hari berikutnya keluarkan (peraturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di UGM). Wong itu drafnya sudah jadi dalam draf peraturan kok,' ujar Panut, Selasa, 17 Desember 2019.

img_title Rektor UGM soal Polemik Ijazah Palsu: Joko Widodo Lulus UGM 5 November 1985

Panut mengungkapkan bahwa sudah tak ada masalah lagi dengan draf peraturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di UGM. Panut menerangkan jika mekanisme keluarnya Peraturan Rektor haruslah melalui rapat pleno Senat Akademik terlebih dahulu.

"Tinggal menunggu rapat pleno. Karena memang peraturannya untuk menyetujui atau mengesahkan usulan atau draf Peraturan Rektor itu harus melalui rapat pleno Senat Akademik, begitu," ungkap Panut.

Panut menjelaskan, di bulan Desember 2019 tidak ada rapat pleno Senat Akademik yang digelar. Hal ini karena banyaknya agenda Dies Natalies UGM yang digelar di bulan Desember.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panut optimistis peraturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di UGM akan disahkan di bulan Januari 2020.

"Bulan Desember ini pleno Senat Akademiknya itu tidak ada. Berhubung banyaknya agenda kaitan di dies. Maka Januari, pertengahan Januari (akan dirapatkan dan disahkan)," ucap Panut.

Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada (UGM)

UGM Nonaktifkan Dwi Hartono Aktor Intelektual Pembunuhan Kacab Bank

Dwi Hartono tercatat sebagai mahasiswa baru Semester 1 Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM kampus Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut