40 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Pulau Galang

VIVA – Pasien yang terinfeksi covid-19 atau corona yang ditangani di Rumah Sakit (RS) Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri), bertambah satu orang, berdasarkan data hari ini. Sehingga, total pasien yang dirawat berjumlah 40 orang.

LPS Berpeluang Pangkas Lagi Suku Bunga Penjaminan ke Level Terendah, Ini Pertimbangannya

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono mengungkapkan bahwa pasien tambahan itu merupakan rujukan dari RS BP Batam.

"Data Pasien Covid-19: 40 orang pria, tambahan 1 orang pasien sudah bergabung dari isolasi di RS BP Batam," kata Yudo saat dikonfirmasi, Kamis, 16 April 2020.

Tahun Depan Prabowo Bakal Tarik Utang Terbesar Sejak Era Covid-19, Segini Nilainya

Sementara itu, Yudo menyebut bahwa sudah ada 455 personel yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di RS Pulau Galang tersebut.

"Kekuatan personel Kogasgabpad ada 455 orang," kata Yudo.

Prabowo Siapkan Pulau Galang Jadi Pusat Pengobatan 2.000 Warga Gaza

Sekadar diketahui, 39 pasien yang dirawat di RS Pulau Galang tersebut merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM Kelud. 

KM Kelud merupakan kapal milik PT Pelni (Persero). Moda transportasi laut itu berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepri.

Diketahui salah satu ABK terindikasi gejala Covid-19 atau virus corona. Oleh sebab itu, seluruh kru kapal yang kontak langsung pun langsung dilakukan isolasi.

RS Darurat Covid-19 di Pulau Galang memprioritaskan para pasien yang pulang dari luar negeri atau pekerja migran. Rumah sakit tersebut juga akan menangani pasien dalam kategori ringan dan sedang.

Rumah sakit ini memiliki fasilitas 340 ruangan observasi dan 20 ruangan untuk isolasi khusus yang siap digunakan. Pengoperasiannya di bawah kendali Pangkogasgabpad wilayah Pulau Galang yaitu Pangdam I/Bukit Barisan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya