Habib Rizieq dan FPI Didenda Rp50 Juta karena Kerumunan Massa

Persiapan akad nikah putri Habib Rizieq Shihab dan Maulid Nabi.
Sumber :
  • VIVA/Wilibrodus

VIVA – Front Pembela Islam (FPI) dan Habib Rizieq Shihab didenda secara administratif sebesar Rp50 juta oleh Satpol PP DKI Jakarta. Surat pemberian sanksi itu dikirimkan pada hari ini, Minggu 15 November 2020. 

Tahun Depan Prabowo Bakal Tarik Utang Terbesar Sejak Era Covid-19, Segini Nilainya

Denda ini terkait dengan penyelenggaraan rangkaian kegiatan pernikahan anak Habib Rizieq dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta pusat pada Sabtu 14 November 2020. Kegiatan ini menimbulkan kerumunan massa.

"Berdasarkan pengamatan kami dan kondisi fakta, telah terjadi pelanggaran terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19, yaitu tidak membatasi jumlah tamu undangan sehingga menimbulkan kerumunan," demikian surat tersebut dikutip VIVA. 

Takut Mati, Ivan Gunawan Depresi Gegara Kadar Gula Tinggi dan Saturasi Oksigen Anjlok

Baca juga: Terungkap Modus Baru, Narkoba Dikirim Via Ojek Online

Kegiatan itu dinilai melanggar dua Peraturan Gubernur DKI Jakarta yaitu Pergub DKI nomor 79 tahun 2020 dan Pergub DKI nomor 80 tahun 2020. Aturan itu berkaitan dengan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan COVID-19 serta PSBB. 

Bos Danantara: Kesepakatan Pembelian 50 Pesawat Boeing Sebelum Era COVID-19

"Terhadap pelanggaran tersebut, saudara dikenakan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp50.000.000. Kami berharap kerja sama saudara dalam berbagai kegiatan untuk memenuhi ketentuan protokol kesehatan guna memutus rantai COVID-19," tulis surat yang ditandatangani oleh Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin.

Surat pemberian sanksi ini disebut diberikan pada hari Minggu, 15 November 2020, pukul 10.20 WIB di Sekretariat FPI, Jl. Petamburan III, dan diterima oleh Habib Muhammad Alatas.

"Pembayaran denda langsung dilakukan di lokasi oleh pihak FPI sebagai penanggung jawab acara. Terus tegakkan protokol kesehatan dalam segala kegiatan," tulis keterangan di akun Instagram Satpol PP DKI Jakarta.

RDK LPS.

LPS Berpeluang Pangkas Lagi Suku Bunga Penjaminan ke Level Terendah, Ini Pertimbangannya

Purbaya mengatakan, pihaknya masih membuka peluang untuk kembali memangkas LPS Rate, sambil memonitor perkembangan ekonomi dan kondisi likuiditas perbankan secara umum.

img_title
VIVA.co.id
26 Agustus 2025