Luhut: 13,6 Juta Warga Jawa-Bali Belum Disuntik Vaksin COVID-19

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • Repro Youtube Sekretariat Presiden.

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, masih banyak warga yang masih belum divaksin COVID-19. Termasuk di wilayah Jawa dan Bali.

LPS Berpeluang Pangkas Lagi Suku Bunga Penjaminan ke Level Terendah, Ini Pertimbangannya

Ia menjelaskan, ada puluhan juta warga yang belum disuntik vaksin COVID-19 tersebar di wilayah Jawa dan Bali. 

"Ada 13,6 juta warga di Jawa Bali atau 9 persen belum terlindungi," kata Luhut konferensi virtual di Jakarta, Senin, 10 Januari 2022. 

Digitalisasi Bansos Diuji Coba di Banyuwangi Bulan Depan, Luhut Sebut Bisa Kurangi 34 Juta Warga Miskin RI

Ilustrasi vaksin COVID-19

Photo :
  • ANTARA FOTO

Untuk itu, Luhut meminta kepada pemerintah daerah baik Kabupaten, Kota dan Provinsi yang dosis vaksinnya masih di bawah 50 persen agar vaksinasi dapat dikebut kepada masyarakat. 

Tahun Depan Prabowo Bakal Tarik Utang Terbesar Sejak Era Covid-19, Segini Nilainya

"Pemerintah terus mendorong vaksinasi terutama di Kabupaten dan Kota yang dosisnya masih di bawah 50 persen," ujarnya. 

Kemudian, sambung Luhut, untuk vaksinasi anak dosis 1 sudah mencapai 36 persen. Namun, pemerintah masih belum puas dengan jumlah vaksinasi anak tersebut.

"Kita ingin mendorong lagi agar jumlah vaksinasi anak terus meningkat," katanya. 

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengetatan di pintu masuk Indonesia untuk mencegah virus varian Omicron yang sudah ada di Tanah Air. 

Tentu, dalam mencegah Omicron pemerintah perlu bantuan kerja sama dari pihak lain dan masyarakat dalam melakukan pencegahan tersebut. Salah satunya dengan menaati protokol kesehatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya