AKBP Rovan, Polisi yang Usut Kasus Judol Komdigi Dimutasi ke Gresik

AKBP Rovan Richard Mahenu
Sumber :
  • Tangkapan Layar: YouTube

Jakarta, VIVA – Polri telah melakukan rotasi besar-besaran yang mencakup sejumlah perwira tinggi (pati) hingga perwira menengah (pamen) dalam struktur organisasi. Salah satu nama yang menerima promosi adalah AKBP Rovan Richard Mahenu.

img_title Bikin Geger! Bjorka Ternyata Bukan Ahli IT, Cuma Lulusan SMK yang Belajar dari Medsos

AKBP Rovan yang sebelumnya menjabat Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, dipromosi menjadi Kapolres Gresik, Polda Jatim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AKBP Rovan dimutasi sebagai Kapolres Gresik menggantikan AKBP Arief Kurniawan yang ditugaskan sebagai Kasubbag Mutjab Pamenti Bagmutjab Robinkar SSDM Polri.

img_title Izin TikTok Dibekukan Sementara

Hal tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2776/XII/KEP/2024 Surat ini ditandatangani oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Dedi Prasetyo pada 29 Desember 2024.

img_title Bjorka yang Ditangkap Polda Metro yang Dulu Buat Gaduh Indonesia Atau Beda Lagi?

Sedikit tentang AKBP Rovan, namanya sempat menjadi sorotan setelah mengungkap kasus judi online (judol) yang melibatkan pegawai di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Rovan turut terlibat saat penggerebekan ‘kantor satelit’ oknum pegawai Komdigi di kawasan Rose Garden Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam penggeledahan tersebut polisi menghadirkan oknum pegawai Komdigi yang menjadi tersangka judol.

Dalam penggerebekan itu, lulusan Akademi Kepolisian (AKpol) 2006 ini turut menggali informasi dari oknum pegawai tersebut terkait jumlah situs yang diblokir.

Pegawai itu mengatakan seharusnya ia memblokir 5.000 situs judol. Namun, terdapat 1.000 situs judol yang justru dipelihara alias tidak diblokir.

Penggerebekan kantor judi online yang berlokasi di Cengkareng Jakarta Barat

Photo :
  • Andrew Tito/VIVA

“5.000 web, yang diblokir berapa?” tanya AKBP Rovan Jumat 1 November 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Biasnya 4.000. Dibina (1.000). Dijagain, Pak, supaya gak ke blokir," jawab tersangka.

Kepada AKBP Rovan, tersangka mengaku mendapat imbalan Rp8,5 juta dari setiap situs yang tidak diblokir.

Polda Metro tangkap pemilik akun X Bjorka

Fakta Mengejutkan Dibalik Penangkapan Bjorka: Duit Hasil Jual Data Buat Hidupi Kerabat

Pria berinisial WFT pemilik akun X Bjorka meraup puluhan juta rupiah dengan menjual jutaan data ilegal di dark web. Uang itu dipakainya untuk biaya hidup sehari-hari.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut