Rakyat Bakal Tagih Janji Jokowi soal Rangkap Jabatan

Reshuffle Kabinet Jokowi
Sumber :
  • tvOne

VIVA – Wakil Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, menanggapi jabatan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang tidak dicopot dalam reshuffle kabinet. Padahal, Airlangga adalah Ketua Umum Partai Golkar.

Sebut Fenomena Rojali-Rohana 'Isu yang Ditiup-tiup', Airlangga Ungkap Data Sebaliknya

"Secara prinsip pertama apa yang disampaikan Pak Jokowi dari awal dulu bahwa sudah ditegaskan tidak boleh ada rangkap jabatan. Tapi juga publik tahu kalau reshuffle itu adalah hak prerogatif Presiden," kata Hidayat di gedung DPR, Jakarta, Kamis, 18 Desember 2018.

Ia melanjutkan, meski begitu, Jokowi memang telah menjelaskan kinerja Airlangga dinilai sangat profesional di bidangnya. Sehingga sulit menggantikan Airlangga dengan yang lain.

Airlangga Sebut Tembaga RI Masuk AS Bebas Tarif, Ini Alasannya

"Silakan rakyat untuk memberikan penilaiannya sendiri," kata Hidayat.

Ia menambahkan tahun ini memang sudah memasuki tahun politik. Sehingga Presiden dan para menteri pasti akan ditagih oleh rakyat soal komitmen-komitmennya dan janji-janji kerjanya.

IEU-CEPA Rampung, Airlangga: Disahkan September 2025

"Dan sikap rakyat itu akan terlihat pada waktu pilpres nanti, pasti rakyat akan menagih," kata Hidayat. (ase)

Konferensi pers RAPBN & Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026

Ekonomi RI Semester II-2025 Diyakini Bakal Makin 'Moncer', Airlangga Ungkap Faktornya

Airlangga menegaskan bahwa ini adalah optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi nasional akan lebih membaik di semester II-2025 dan di tahun 2026.

img_title
VIVA.co.id
15 Agustus 2025