PGN Saka Segera Bor Sumur Migas Lapangan Sidayu

Proses pemindahan top side platform lapangan migas Sidayu, Blok Pangkah.
Sumber :
  • PGN

VIVA – PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka) mempercepat pelaksanaan produksi minyak dan gas bumi (migas) di proyek Lapangan Sidayu, Blok Pangkah, Jawa Timur. Anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di bidang hulu migas ini segera melakukan pengeboran sumur di lapangan migas tersebut. 

img_title Neraca Dagang RI Januari-Agustus 2025 Surplus US$29,14 miliar, 64 Bulan Beruntun

Hal itu ditandai dengan pemindahan Top Side Platform Sidayu ke atas kapal tongkang (dikenal dengan istilah load out) untuk dibawa ke anjungan lepas pantai atau lokasi pengeboran. Lapangan Sidayu diketahui merupakan proyek migas offshore (lepas pantai) bagian dari Blok Pangkah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seremonial pelaksanaan Load Out Topside Platform Sidayu ini dihadiri onsite oleh Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Redy Ferryanto, jajaran komisaris dan manajemen PGN Saka serta pemangku kepentingan terkait di Fabrikasi Gunanusa Banten dan disaksikan secara daring oleh pejabat SKK Migas dan Ditjen Migas, Jumat 13 November 2020.

img_title 6 Tren Digital di Industri Migas

Dengan mulai dilaksanakannya load out, secara keseluruhan progres proyek pengembangan Lapangan Sidayu telah mencapai 91 persen. Selanjutnya akan dilakukan pengeboran tiga sumur, yaitu dua sumur re-entry dan satu sumur pengembangan baru. Keseluruhan kegiatan disebut dilaksanakan sesuai kontraktual.

Pjs Direktur Utama PGN Saka, Susmono Soetrisno, mengutarakan, initial production dari Lapangan Sidayu ini diharapkan mencapai sekitar 7.000 barel minyak per hari BOPD dan sekitar 3,9 MMSCFD untuk gas dari 3 sumur produksi. 

img_title Musuhi Rusia, Uni Eropa Semakin Menderita

"Rencananya, produksi dari Lapangan Sidayu tersebut akan terhubung dengan fasilitas produksi yang ada melalui pipa bawah laut," ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Jumat 13 November 2020.

Baca juga: Pertamina Siap Uji Coba Produksi Green Diesel di Kilang Cilacap

Pengembangan proyek ini diharapkan berkontribusi dalam memenuhi pasokan migas untuk Indonesia di tengah pandemi COVID-19 dan fluktuatifnya harga minyak yang cenderung menurun. Untuk mengejar efektivitas dan efisiensi, lanjut dia, pelaksanaan proyek dipercepat, setidaknya selesai lima bulan lebih cepat dari target awal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan demikian, target first oil (produksi minyak perdana) Lapangan Sidayu akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2021," kata dia.

Rencana sail away (pengangkutan top side platform) kedua akan dilaksanakan pada akhir November 2020. Diikuti dengan instalasi jacket dan Topside WHP-D, kemudian WHP-C yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2020. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut