Neraca Perdagangan Februari 2021 Surplus US$2 Miliar

Ilustrasi Ekspor-Impor
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2021 surplus sebesar US$2 miliar. Posisi surplus ini lebih tinggi dari catatan Januari 2021 yang surplus US$1,96 miliar.

img_title Neraca Dagang RI Januari-Agustus 2025 Surplus US$29,14 miliar, 64 Bulan Beruntun

Namun demikian, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, surplus neraca ekspor impor ini masih jauh lebih rendah. Sebab, pada Februari 2020 surplus neraca perdagangan sebesar US$2,51 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPS, Suhariyanto menjelaskan, kondisi surplus ini dipicu oleh ekspor Februari 2021 yang mencapai US$15,27 miliar. Sedangkan nilai impor pada bulan itu mencapai US$13,26 miliar.

img_title Surplus Neraca Perdagangan Juli Topang Ketahanan Eksternal RI, BI Lakukan Ini

Dengan catatan ini, Suhariyanto menekankan, neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun ini, yakni Januari-Februari 2021 masih surplus sebesar US$3,96 miliar.

"Surplus ini jauh lebih besar dari posisi Januari-Februari 2020 yang waktu itu surplus US$1,88 juta," tutur dia saat konferensi pers, Senin, 15 Maret 2021.

img_title Neraca Dagang RI Juli 2025 Surplus US$4,17 Miliar, Ditopang Ekspor Sawit dan Perhiasan

Berdasarkan negaranya, perdagangan Indonesia surplus pada Februari 2021 dengan Amerika Serikat sebesar US$1,26 miliar, Filipina US$450 juta serta India yang sebesar US$341,1 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun perdagangan Indonesia yang mengalami defisit diantaranya dengan China sebesar US$968,5 juta, Australia mencapai US$391,2 juta dan Brasil US$216,3 juta.

"Jadi kalau kita lihat sejak Januari-Februari 2021 performa ekspor kita sangat menjanjikan karena naiknya permintaan di berbagai negara," paparnya.

Gedung Bank Indonesia (BI).

BI Tegaskan Surplus Neraca Dagang RI Agustus 2025 Topang Ketahanan Eksternal

Neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2025 mencatat surplus sebesar US$5,49 miliar.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut