Cathay Pacific Pecat 3 Pilotnya yang Kena COVID-19 di Jerman

Pesawat Airbus A340-300 milik Cathay Pacific
Sumber :
  • cathaypacific.com

VIVA – Maskapai penerbangan asal Hong Kong Cathay Pacific memecat tiga pilotnya yang terinfeksi COVID-19 di Frankfut, Jerman. 

img_title Diskusi dengan Boeing di AS, Garuda Indonesia Targetkan Tambah 100 Pesawat hingga 2029

Manajemen Cathay Pacific dalam sebuah pernyataannya mengungkapkan, penyelidikan internal telah mengungkapkan bahwa tiga pilot tersebut melanggar prosedur COVID-19 selama singgah di luar negeri. Hal itu menyebabkan mereka terinfeksi COVID-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Orang-orang yang bersangkutan (Pilot) tidak lagi dipekerjakan oleh Cathay Pacific," kata pernyataan itu dikutip dari CNN Business, Jumat, 19 November 2021.

img_title FlyJaya Siapkan Rute Jakarta–Jember, Tunggu Restu Kemenhub

Sementara itu, staf Cathay lainnya yang tinggal di hotel yang sama di Frankfut sejak 1 November lalu pun jadi sorotan. Mereka dipindahkan ke pusat karantina milik Pemerintah Hong Kong.

"Setelah penyelidikan kasus-kasus ini, sayangnya, temuan menunjukkan pelanggaran serius terhadap persyaratan selama awak singgah di luar negeri," jelas pernyataan tersebut.

img_title Merefleksikan Makna Cinta untuk Negeri

Cathay tidak menjelaskan secara detail terkait pelanggaran serius prosedur COVID-19 apa yang dilakukan para pilot. Namun ditegaskan, hal tersebut tidak bisa ditoleransi.

"Maskapai mengatakan akan terus meninjau protokol perusahaan setelah insiden itu," tegasnya.

Ilustrasi pilot.

Photo :
  • Pixabay/Zorgist

Manajemen maskapai pun menegaskan, keamanan dan kenyamanan pelanggan, karyawan dan pihak-pihak terkait sektor penerbangan jadi prioritas perusahaan. Sehingga, menaati protokol kesehatan COVID-19 pun harus ditegakkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Profesionalisme, kepatuhan, dan ketahanan semua karyawan kami dalam menegakkan operasi yang aman selama periode ini sangat luar biasa. Kami percaya kasus-kasus ini adalah insiden yang terisolasi," tegas pernyataan itu.

Maskapai Jerman, Lufthansa.

Maskapai Raksasa Ini Bakal PHK 4.000 Karyawan hingga 2030, Penggunaan AI Digenjot untuk Dongkrak Laba

Maskapai Jerman akan memangkas 4.000 pekerjaan hingga 2030 dan memanfaatkan AI untuk efisiensi, meski permintaan perjalanan udara tetap tinggi.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut