Energi Mega Persada Anggarkan Rp 192 Miliar Buat Buyback Saham

Ilustrasi wilayah kerja migas yang dikelola Energi Mega Persada Tbk.
Sumber :
  • EMP.id

Jakarta, VIVA – Emiten Migas dari Bakrie Group, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), menyiapkan anggaran untuk melakukan pembelian saham kembali alias buyback, maksimal 10 persen dari modal disetor.

img_title Harga Emas Hari Ini 11 Februari 2026: Produk Antam Melorot, Global Kinclong

Melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Manajemen ENRG melaporkan bahwa pihaknya merogoh kocek hingga US$12 juta, atau sekitar Rp 192,22 miliar dengan asumsi kurs tengah Bank Indonesia (BI) di level Rp 16.019 per US$.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perseroan menganggarkan dana sebanyak-banyaknya sebesar US$12.000.000 atau setara dengan Rp 192.228.000.000, untuk Pembelian Kembali Saham Perseroan," kata Manajemen ENRG dalam keterangannya, Kamis, 19 Desember 2024.

img_title IHSG Sesi Menguat 0,26 Persen, Cek 3 Saham Kinclong di Jajaran Top Gainers

Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX)

Photo :
  • vivanews/Andry Daud

Manajemen menjelaskan bahwa pembelian kembali saham (buyback) ini dilakukan, terutama dengan tujuan untuk meningkatkan nilai investasi para pemegang saham ENRG.

img_title IHSG Diproyeksi Lesu, Pantau 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Jagoan Analis

Manajemen berharap, dengan mengurangi jumlah saham beredar melalui mekanisme buyback, hal itu akan dapat meningkatkan laba per saham yang dijadikan sebagai tolak ukur tingkat profitabilitas ENRG. 

Di sisi lain, Manajemen ENRG mengatakan bahwa langkah buyback ini juga merefleksikan kepercayaan pihak manajemen, terhadap pertumbuhan kinerja atau performa ENRG saat ini dan di masa mendatang.

Proyek Energi Mega Persada.

Photo :
  • energi-mp.com

Sebab, Manajemen ENRG berkeyakinan bahwa harga saham ENRG di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini, sejatinya belum mencerminkan nilai fundamental Perseroan dan kinerja ENRG itu sendiri.

"Diharapkan buyback saham ini dapat membantu mencerminkan nilai fundamental ENRG, setelah pembelian kembali saham tuntas dan terjadi peningkatan valuasi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, aksi korporasi buyback saham ENRG ini nantinya akan terlebih dahulu meminta persetujuan para pemegang saham, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya akan digelar pada 24 Januari 2025 mendatang.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

IHSG Sesi I Naik 1,6 Persen, Cek 3 Saham Unggulan di Jajaran Top Gainers

IHSG menguat 1,60 persen atau 130,16 poin pada akhir sesi pertama perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Kenaikan mendorong IHSG terbang menembus level 8.261,889.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut