Gelar World Expo 2025 Osaka, RI-Jepang Sinergi Genjot Investasi Hijau dan Hilirisasi

[Departemen Komunikasi (DepKom) BI]
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VIVA – Bank Indonesia (BI) menggelar 'Business Forum Bank Indonesia' dengan tajuk ‘Sustainable Growth through Connectivity: Unlocking Indonesia's Green Investment Opportunities’, di Paviliun Indonesia pada World Expo 2025 Osaka, Jepang.

PEP Jambi Field Torehkan Produksi 1.243 BOPD Lewat Sumur PPS-020 di Puspa Asri

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti menjelaskan, forum bisnis ini bertujuan untuk membuka peluang investasi antarpara pelaku usaha, pemangku kebijakan, dan mitra internasional dari Jepang.

Karenanya, Dia pun menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, untuk mendukung transformasi ekonomi tangguh dan ramah lingkungan. Destry memastikan, BI akan terus mendukung pengembangan ekosistem keuangan hijau dan sistem pembayaran digital yang inklusif, termasuk pemberdayaan UMKM.

Respons Arah Kebijakan Energi 2026, DPR ungkap Pentingnya Mekanisme Baru Subsidi LPG 3 Kg hingga Listrik Desa

"Kami percaya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang kuat adalah fondasi penting bagi keberhasilan transformasi struktural," kata Destry dalam keterangannya, Selasa, 13 Mei 2025.

Tumtum maskot resmi Ri di World Expo 2025 Osaka

Photo :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia
Serap 13.461 Orang Pekerja, Investasi Proyek LNG Abadi Blok Masela Capai Rp 342 Triliun

Dalam forum yang mempertemukan 70 peserta dari berbagai sektor strategis ini, Destry juga menyoroti pentingnya sinergi dalam kerangka kerja sama green financing, digital economy, dan local currency transaction.

"Supaya dapat terus diperkuat bersama mitra Jepang, serta mempromosikan 10 proyek unggulan di Indonesia," ujarnya.

Senada, Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi menyampaikan, forum bisnis ini adalah contoh nyata kerja sama Indonesia dan Jepang, yang selama ini juga telah menjalin kemitraan strategis komprehensif.

"Yaitu kemitraan yang mencerminkan pendalaman kerja sama di berbagai sektor, seperti ekonomi hijau dan hilirisasi industri," ujarnya.

Sebagai informasi, dalam forum bisnis ini turut dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) oleh investor Jepang, sebagai bentuk komitmen mendorong investasi hijau dan berkelanjutan.

Penandatanganan mencakup beberapa aspek seperti: i) Proyek pengembangan Bogor Tramway oleh Kishu Tetsudo Co., Ltd.; ii) Proyek pembangkit Listrik Tenaga Surya Apung oleh TEPCO Renewable Power Inc., Morimitsu Industry Co., Ltd., dan ExBROAD Co., Ltd.; iii) Proyek budidaya bandeng terintegrasi oleh Make Moment Production, serta iv) Proyek pengelolaan limbah dan proyek bahan bakar RDF oleh Takashima Eisei Co., Ltd.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya