Inovasi Jadi Prioritas Lewat Riset

Ilustrasi data dan riset.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA – Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) terus memperkuat perannya sebagai motor inovasi di industri perkebunan Indonesia.

img_title Sering Dilakukan Pria, Kebiasaan Ini Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

Salah satunya melalui 'Research Day 2025' sebagai upaya membangun ekosistem riset terpadu yang melibatkan akademisi, lembaga penelitian, dan mitra strategis demi melahirkan solusi nyata bagi tantangan perkebunan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PTPN Group meyakini bahwa riset merupakan pilar penting dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing.

img_title 100 Lebih Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Diberikan Beasiswa Kelapa, Apa Maksud dan Tujuannya

Melalui Research Day 2025, perusahaan perkebunan ini membuka peluang sinergi lebih luas untuk menghadirkan kebaruan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri perkebunan.

Ketua Komite Riset PTPN Group, Dison M.P. Girsang, menyampaikan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem riset perkebunan melalui alokasi anggaran cukup besar, sekitar 5 persen dari total biaya human capital setiap tahunnya.

img_title Bantu Kembangkan Perkebunan Tebu Rakyat, Mentan Amran Pede Produksi Gula Nasional Makin Meningkat

Ia pun berharap 'Research Day 2025' mampu meneguhkan peran PTPN Group sebagai center of excellence, mendukung produktivitas serta efisiensi, keberlanjutan usaha, memperkuat kolaborasi dengan para peneliti, dan melahirkan gagasan konstruktif untuk menjawab tantangan industri perkebunan saat ini maupun di masa depan.

Program Research Day 2025 memfokuskan topik penelitian pada komoditas utama PTPN Group, seperti kelapa sawit, karet, teh, kopi, tembakau, kelapa, dan tebu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini untuk mendorong penerapan teknologi baru, memperkuat daya saing industri, serta meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap capaian program strategis nasional.

"Kami ingin menegaskan peran sebagai perusahaan BUMN yang tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga pada penciptaan ilmu pengetahuan, inovasi, dan dampak jangka panjang yang berkelanjutan melalui riset," tegas Dison.

Bea Cukai Jakarta perketat pengawasan rokok ilegal

Rugikan Ekosistem Industri Tembakau, Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta memperketat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal guna melindungi penerimaan negara.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut