Indosat Bawa AI Masuk ke Dunia Ritel

Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah.
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

Jakarta, VIVA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui Indosat Business kembali menegaskan perannya sebagai katalis transformasi digital nasional di sektor ritel melalui 'Indonesia AI Day for Retail Industry'.

img_title 10 Film Pendek Kreator Indonesia Naik Layar Lebar, AI Jadi Bagian dari Proses Kreatif

Ini adalah ajang strategis yang mempertemukan para pemimpin industri ritel dengan teknologi mutakhir, untuk mendorong adopsi kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), hingga konektivitas real-time di seluruh perjalanan pelanggan (customer journey).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sektor ritel menjadi alasan penting karena menjadi tulang punggung perekonomian yang menyumbang lebih dari 13 persen ke PDB nasional dengan serapan lebih dari 20 juta tenaga kerja.

img_title Trik Baru UMKM biar Makin Dilirik

Namun, dengan tingkat digitalisasi yang masih rendah, transformasi berbasis AI menjadi kunci agar ritel Indonesia lebih efisien, personal, dan kompetitif.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sektor ritel menjadi salah satu sektor strategis yang berdampak langsung terhadap ekonomi nasional.

img_title Dari Ponsel ke AI, 30 Tahun Perubahan Cara Orang Indonesia Menjalani Hidup

Menurut Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, dunia ritel berkembang semakin dinamis, dengan ekspektasi pelanggan yang terus meningkat sehingga menjadikan transformasi digital sebagai sebuah keharusan.

Ia berkomitmen menyediakan solusi digital yang memperkuat pertumbuhan ritel nasional dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

"Dengan implementasi AI berskala luas, kami mendorong pengelolaan ritel secara lebih efisien melalui solusi yang mudah diadopsi," kata dia di Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025.

Selaras dengan arah tersebut, pelaku ritel kini memiliki peluang besar untuk memanfaatkan data dan AI dalam menciptakan strategi bisnis yang lebih adaptif.

Digitalisasi ritel diproyeksikan tumbuh 15 persen selama periode 2024-2029, didorong oleh omnichannel commerce, otomatisasi, dan personalisasi berbasis AI.

Sejalan dengan inisiatif nasional, pemerintah dan pelaku industri mendorong perluasan akses terhadap e-payment yang memperkuat ekosistem ritel secara lebih modern untuk mendukung tercapainya Visi Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah, menambahkan jika industri ritel membutuhkan inovasi yang relevan untuk tetap kompetitif.

"Kolaborasi antara asosiasi, pelaku usaha, dan mitra teknologi seperti Indosat akan menjadi kunci dalam mengakselerasi pertumbuhan ritel Indonesia di era digital," tuturnya.

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Ketika AI Ambil Alih Pekerjaan Rumit

AI tidak hanya diberi akses terhadap data, tetapi juga konteks, aturan, kewenangan, dan juga proses yang diperlukan untuk mengambil tindakan secara tepat.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut