CEO SpaceX Dirikan Perusahaan Chip Implan

CEO SpaceX, Elon Musk
Sumber :
  • SpaceX

VIVA.co.id – Rupanya, memiliki perusahaan mobil canggih dan pesawat luar angkasa belum bisa memuaskan Elon Musk. CEO SpaceX dan Tesla itu mengaku telah membangun perusahaan baru, Neuralink.

img_title Taiwan Gunakan Chip sebagai Senjata Diplomasi Hadapi Tekanan Tiongkok

Dalam sebuah cuitan di akun resminya, Musk mengkonfirmasi terbentuknya Neuralink. Perusahaan itu akan bergerak dalam pengembangan dan pencipta chip yang bisa diimplan ke dalam otak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Neuralink akan memiliki jalan yang panjang (dalam menciptakan chip implan). Ini merupakan keputusan sulit namun akan lebih beresiko lagi jika saya tidak melakukannya," ujar Musk, seperti dikutip dari Seattle Times.

img_title Bursa Asia Bervariasi, Investor Tunggu Kepastian Gencatan Tarif AS-Tiongkok

Musk percaya jika chip tersebut akan mampu dijadikan sebagai alat penyembuh pasien yang memiliki masalah pada otaknya. Atau setidaknya, chip itu bisa memproteksi manusia dari perkembangan robot jahat.

Neuralink, kata Musk, masih dalam tahap pembentukan. Perusahaan itu akan menggunakan teknologi chip implan yang dinamakan neural lace. Teknologi tersebut akan menyisipkan sebuah elektroda kecil untuk mengobati penyakit otak, seperti epilepsi dan depresi serius. Saat ini, elektroda semacam itu telah digunakan untuk merawat pasien penyakit Parkinson.

img_title Mampukah Tiongkok Taklukkan Teknologi Chip Tanpa Mencurinya?

Namun tidak hanya untuk kesehatan. Chip implan buatan Musk suatu hari juga akan dibenamkan dengan kepintaran. Maksudnya, orang sehat pun bisa menggunakan chip implan itu untuk meingkatkan fungsi otak. Ini disebut Musk bisa menjadi alat untuk melawan potensi bahaya dari robot yang akan nge-tren di masa depan. (hd)

Gangnam, Seoul, Korea Selatan

Bursa Asia Cerah Dipimpin Lonjakan Pesat Saham Samsung Jalin Kemitraan dengan OpenAI

Bursa Asia kompak menguat pesat saat pembukaan pasar pada Kamis, 2 September 2025. Kenaikan dipimpin indeks Korsel didorong lonjakan pesat saham Samsung dan SK Hynix.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut