Game Anak Indonesia Bertengger di Posisi Dua Inggris

Game Valthirian Arc
Sumber :
  • Dokumen Agate

VIVA – Pengembang game asal Bandung, Agate Studio melahirkan sejarah dengan perilis game Valthirian Arc: Hero School Story sesungguhnya bukan sekadar peluncuran game biasa untuk Agate.

img_title Fenomena Heartopia: Game Santai yang Bikin Anak Muda Ketagihan

Melalui Valthirian Arc, Agate mencapai batu loncatan pertumbuhan lainnya. Selain menjadi judul pertama yang rilis untuk game konsol, Valthirian Arc juga didapuk sebagai game konsol pertama ciptaan anak bangsa yang didistribusikan dalam cetakan disk fisik untuk PlayStation 4. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari keterangan tertulis, Senin 12 November 2018, Agate mencapai titik tersebut berkat kerja sama dengan perusahaan publikasi game berbasis Inggris, PQube. Melalui PQube, seri teranyar Valthirian Arc pun didistribusikan secara global.

img_title Resident Evil Requiem Tembus 5 Juta Wishlist Jelang Rilis Global

Seri Valthirian Arc berawal dari proyek kecil antara Agate dan Lucidrine, yang kemudian bergabung secara utuh dengan Agate, di masa awal pembentukan Agate sebagai sebuah perusahaan game. 

Saat seri pertamanya dirilis, Valthirian Arc sama sekali berbeda dengan seri Valthirian Arc: Hero School Story yang beberapa waktu lalu dirilis secara global.

img_title Kemnaker Minta Perusahaan di Indonesia Bikin Betah Pekerjanya

“Pada masa itu, Valthirian Arc dikembangkan dalam bentuk game flash yang dapat dimainkan dengan gratis di Kongregate. Namun, melalui seri pertama tersebut, Valthirian Arc perlahan mengumpulkan basis penggemarnya,” ujar Agate.

Dari popularitas tersebut, Agate memutuskan untuk menciptakan sekuelnya, Valthirian Arc 2. Kini, Agate kembali lagi dengan salah satu judul ikoniknya, Valthirian Arc, tetapi dengan lompatan pengembangan yang cukup jauh, baik dari segi teknologi, ilustrasi, dan mekanisme gamenya.

Beberapa kru Agate yang terlibat dalam pengembangan game Valthirian Arc: Hero School Story, mereka mengisahkan lika-liku pengembangannya. Dari masa pembuatan konsep dan perencanaan awal, hingga banyaknya revisi di titik-titik akhir pengembangan agar dapat memenuhi standar dan ketentuan Nintendo dan PlayStation.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, perjuangan tersebut perlahan memberikan hasil. Respons yang memuaskan datang bertubi-tubi dari para pemain, mereka yang mengikuti seri Valthirian Arc dan mereka yang baru memainkannya. Tidak hanya itu, Valthirian Arc: Hero School Story juga menduduki posisi kedua terpopuler untuk kategori New Game Release di Steam regional Inggris. 

Tentunya hal ini menjadi buah yang sangat manis bagi seluruh tim pengembang yang terlibat, juga sebuah kebanggaan bagi Agate. Dengan suka cita yang sedemikian melimpahnya berkat keberhasilan Valthirian Arc: Hero School Story, hal ini menjadi titik perjalanan Agate lainnya untuk tidak pernah berhenti berkembang. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut