Twitter Bikin Gebrakan Lagi tapi Khawatir sama Pemerintah

Logo Twitter.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA Tekno – Platform media sosial milik Elon Musk, Twitter, sedang menyiapkan label 'resmi' atau 'official' bagi akun terverifikasi tertentu, termasuk media mainstream atau arus utama dan pemerintahan.

img_title Tragedi Ponpes di Sidoarjo, DPR Dorong Perkuat Standar Keselamatan Pendidikan

Manajer Pengembangan Produk Twitter Esther Crawford, seperti dikutip dari Economic Times, Rabu, 9 November 2022, mengungkapkan hal itu akan dirilis bersamaan dengan peluncuran produk berlangganan premium centang biru senilai US$8 atau Rp125 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengonfirmasi bahwa produk langganan Twitter Blue versi baru tidak akan benar-benar memverifikasi identitas pengguna.

img_title Rupiah Melemah Meski Pemerintah Guyur Beragam Stimulus Tambahan di Kuartal IV-2025

Menurutnya, tidak semua akun yang terverifikasi akan mendapat label resmi. Label itu juga tidak dijual. Akun yang bisa mendapatkan label resmi adalah pemerintah, perusahaan komersial, mitra bisnis, media, penerbit dan sejumlah tokoh publik.

Crawford juga mengatakan, layanan berbayar Twitter Blue tidak berarti identitas pengguna sudah terverifikasi. Kurangnya verifikasi ID kemungkinan akan menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan orang yang menyamar sebagai figur publik.

img_title Anggota DPR Yakin Tim Reformasi Polri Bentukan Kapolri Bersinergi dengan Pemerintah

Twitter Blue memberikan tanda centang biru pada akun yang membayar langganan. Twitter juga akan mencari cara untuk membuat kategori akun.

Seorang narasumber yang dirahasiakan identitasnya mengatakan, eksekutif pada bagian kebijakan di Twitter khawatir pemerintah di berbagai negara tidak mau membayar untuk tanda centang biru. Dengan begitu, mereka pun menyediakan fitur label 'official'.

Namun, Twitter tidak memberikan informasi lanjutan mengenai isu itu. Yoel Roth, kepala keamanan dan integritas Twitter, mengakui kekhawatiran semacam itu menyebabkan Twitter menunda peluncuran versi baru Twitter Blue hingga rampungnya pemilu paruh waktu AS.

Menurut dia, masalah tersebut mengungkapkan akun palsu terkait pejabat pemerintah adalah masalah berulang di Twitter secara global. Jason Goldman, mantan anggota dewan Twitter yang pernah menjabat sebagai kepala produk, mengatakan label baru ini justru 'menciptakan sistem yang membingungkan'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebelumnya, akun-akun centang biru, meski tidak semua, yang diverifikasi dianggap sebagai akun resmi. Ini benar-benar berantakan," kata dia.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Jawa Timur

Tertibkan Rokok Ilegal, Purbaya Ingin Ciptakan Pasar yang Lebih Adil

Jika produsen rokok kecil terkendala permodalan dalam upayanya berbisnis resmi dan legal, Purbaya mengatakan pemerintah akan membantu mereka.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut