Zoom Lagi Oleng

Aplikasi Zoom.
Sumber :
  • How to Geek

VIVA Tekno – Perusahaan induk platform konferensi video Zoom telah mengumumkan akan memberhentikan 15 persen tenaga kerjanya, menjadi yang terbaru dari banyak perusahaan teknologi yang telah memangkas staf dalam beberapa bulan terakhir.

img_title Siap-siap! Visa, Mastercard, Microsoft Teams dan Zoom akan Hilang

Dalam sebuah memo internal kepada seluruh karyawan pada hari Selasa, Kepala Eksekutif Zoom Video Communications Eric Yuan mengatakan PHK akan mempengaruhi semua bagian organisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga mengumumkan akan mengambil pemotongan gaji 98 persen dan melupakan bonus eksekutifnya. Eksekutif lain juga akan menerima pemotongan gaji, mengutip dari laman Independent, Rabu, 8 Februari 2023.

img_title Badai PHK Belanjut, Giliran Perusahaan Software AS Pangkas 400 Karyawan

“Sebagai CEO dan pendiri Zoom, saya bertanggung jawab atas kesalahan ini dan tindakan yang kami ambil hari ini dan saya ingin menunjukkan pertanggungjawaban tidak hanya dalam kata-kata tetapi juga dalam tindakan saya sendiri,” kata Yuan seperti dikutip dalam memo tersebut.

Untuk itu dia mengurangi gajinya sendiri untuk tahun fiskal yang akan datang sebesar 98 persen dan melepaskan bonus perusahaan FY23.

img_title Panggil Prajogo Pangestu hingga Anthony Salim, Prabowo Bahas Ekonomi Nasional

Cara mute mikrofon di Zoom lewat HP.

Photo :

Dia menyebut bahwa bahwa perusahaan telah menambahkan staf dengan cepat selama hari-hari awal pandemi Covid-19 untuk mendukung lonjakan permintaan konferensi video.

"Dalam 24 bulan, Zoom tumbuh tiga kali lipat untuk mengelola permintaan ini sekaligus memungkinkan inovasi berkelanjutan,” tulisnya.

Yuan menambahkan, sementara orang dan bisnis terus bergantung pada platform tersebut, kondisi ekonomi global telah memaksanya untuk memangkas pekerjaan.

Saham perusahaan turun tahun lalu karena pembatasan pandemi dicabut dan lebih banyak pekerja kembali ke kantor. Meski begitu dia melihat bahwa orang dan bisnis terus mengandalkan Zoom.

“Tetapi ketidakpastian ekonomi global dan pengaruhnya terhadap pelanggan kami mengartikan bahwa kami perlu melihat ke dalam dengan saksama untuk mengatur ulang diri kami sendiri sehingga kami dapat mengatasi lingkungan ekonomi, memenuhi kebutuhan pelanggan kami, dan mencapai visi jangka panjang Zoom,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Ilustrasi wisuda.

IMF Peringatkan Gelombang 'Tsunami AI', Fresh Graduate Bisa Makin Sulit Dapat Kerja

IMF sebut AI seperti tsunami yang menghapus kerja entry level. Riset global ungkap dampak tak merata dan strategi penting agar mahasiswa tetap relevan.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut