Wine Bukan Sekadar Minuman, tapi Sarat Sejarah

Dimatique Fine Wines.
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

VIVA Tekno – Wine merupakan minuman beralkohol hasil fermentasi buah-buahan. Buah paling umum yang digunakan sebagai bahan baku wine adalah anggur. Wine kerap dianggap sebagai minuman kelas atas.

img_title Mengapa G30S PKI Bisa Terjadi? Begini Penjelasan Sejarahnya

Dengan rasanya yang unik dan khas, kini, wine berhasil memikat banyak orang di Indonesia dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, wine tidak hanya sebagai sekadar minuman, tapi juga merupakan kultur yang erat dengan keseharian masyarakat, sarat dengan sejarah dan kebudayaan.

img_title Resmi! Christian Horner Tinggalkan Red Bull Racing Setelah 20 Tahun

"Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses produksi wine yang unggul dan elemen-elemen yang mempengaruhi kualitasnya, termasuk tanah, anggur, udara, dan bahkan sinar Matahari," kata Direktur Dimatique Fine Wines, Marjuky.

Ia juga mau menyampaikan sebuah paradigma baru kepada masyarakat bahwa wine bukan hanya sekadar produk untuk dikonsumsi, namun memiliki cerita tersendiri di setiap produk yang dihasilkan.

img_title Gelar Business Matching, Ekspansi Waralaba Thailand Cari Mitra Bisnis di RI

Untuk itulah, Distributor wine, Dimatique Fine Wines, menyelenggarakan 'Dimatique World of Wine' di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat yang menghadirkan lebih dari seratus produk dari puluhan merek dan produsen wine kenamaan dari seluruh dunia.

Marjuky berpendapat bahwa terdapat banyak momen yang dapat dinikmati bersama orang terdekat di momen sisa penghujung tahun. Brand dan portofolio baru dari Dimatique Fine Wines di antaranya Felline, Bodegas Roda, dan Jackson Family.

'Dimatique World of Wine' tidak hanya menjadi pertemuan pelaku bisnis di bidang hotel, restoran, dan kafe dengan produsen wine, tetapi juga menyasar kalangan personal yang tertarik pada wine.

Minuman yang sudah ada sejak ribuan tahun silam itu menjadi tren gaya hidup perkotaan saat ini. "Kami (Dimatique) ingin mengenalkan wine sebagai bagian dari kultur dan sejarah masyarakat, serta sebagai medium bagi pecinta wine dan produsen untuk berbagi cerita," papar Marjuky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiper Como, Jean Butez selebrasi usai timnya melaju ke semifinal Copa Italia

Singkirkan Napoli, Como Asuhan Fabregas Ukir Sejarah Tembus Semifinal Coppa Italia setelah 40 Tahun

Como melaju ke semifinal Coppa Italia usai menyingkirkan Napoli lewat adu penalti 7-6. Kiper Jean Butez menjadi penentu kemenangan dalam laga dramatis di Naples.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut