Indonesia Membangun Talenta Digital
- ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf
Kebutuhan talenta digital di bidang keamanan siber juga sangat penting karena semakin banyaknya insiden siber yang menyerang korporasi dan lembaga negara di tingkat global.
Selanjutnya, Program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) dan Digital Talent Scholarship (DTS), di mana Kemenkominfo telah menjangkau lebih dari 24 juta selama periode 2017 hingga Mei 2024 yang memiliki peningkatan literasi dan keterampilan digital untuk menciptakan ruang digital yang produktif.
Melalui DTS, Kemenkominfo memberikan beragam pelatihan, seperti big data, artificial intelligence, serta machine learning kepada 530.941 sumber daya manusia atau SDM talenta digital dari 2018 hingga 2023.
Selain menuntaskan Pelatihan Talenta Digital, Kemenkominfo juga berhasil memberikan dukungan pada sektor strategis terhadap 12.500 UMKM dan pembinaan startup digital melalui Program Startup Studio Indonesia yang menghasilkan 115 startup digital aktif.
Bukan itu saja. Penguatan talenta digital dalam upaya berbenah menyambut bonus demografi, juga harus dibarengi dengan pemerataan internet. Kemenkominfo menyebut jika kecepatan internet di Indonesia meningkat 10 kali lebih cepat.
Pada 2014, kecepatan internet rata-rata mencapai 2,5 Mbps. Satu dekade kemudian, atau tahun ini, kecepatan rata-rata telah meningkat menjadi 25 Mbps, dengan pemerataan internet di Indonesia sudah mencapai 98 persen.
Hal itu karena kehadiran teknologi 4G LTE pada frekuensi 1.800 MHz yang diresmikan Presiden Jokowi pada 2015 menjadi langkah krusial dan tonggak penting dalam evolusi teknologi digital di Tanah Air.
Hasilnya pun terlihat ketika terjadi pandemi Covid-19, di mana periode 2020 hingga 2022, sektor digital telah tumbuh signifikan dan memainkan peran vital dalam menjaga kelangsungan ekonomi nasional.
"Akses konektivitas menjadi krusial dan semua ekosistem digital berperan penting dalam menyediakan akses ini kepada masyarakat. Capaian ini adalah pondasi bagi pemerintah untuk terus mendorong transformasi digital, memperkuat ekonomi, dan mempersiapkan Indonesia menjadi bangsa maju tahun 2045," kata Menkominfo Budi Arie Setiadi.